get app
inews
Aa Text
Read Next : Kisah Pilu Muhammad Yasin, Bocah Putus Sekolah Gantikan Ayah Jualan Kue demi Bantu Ekonomi Keluarga

Tak Sekadar Kumpul! Ini Pesan Kiai Mansur yang Bikin Lebaran Semakin Bermakna di Era Digital

Selasa, 24 Maret 2026 | 14:59 WIB
header img
Silaturahmi Lebaran ternyata punya makna mendalam. Kiai Mansur ungkap rahasia keberkahan hidup dari menjaga hubungan keluarga. Foto arif

GROBOGAN, iNewsSurabaya.id – Hangatnya suasana Lebaran tak sekadar menghadirkan senyum dan saling berjabat tangan. Di balik momen silaturahmi, tersimpan pesan mendalam tentang arti keluarga, perjuangan hidup, dan pentingnya menjaga hubungan antarsesama.

Hal itu terasa dalam kebersamaan keluarga besar di Grobogan. Di tengah suasana penuh keakraban, silaturahmi bukan hanya menjadi rutinitas tahunan, melainkan ruang untuk saling menguatkan dan mengingatkan nilai-nilai kehidupan.

Dalam tausiahnya, Kiai Mansur mengajak seluruh keluarga untuk tidak memandang silaturahmi sebagai tradisi biasa. Menurutnya, hubungan kekeluargaan sudah ada sejak awal peradaban manusia.

“Sejarah umat manusia bermula dari Nabi Adam dan keturunannya. Dari situlah lahir konsep keluarga dan persaudaraan. Maka menjaga silaturahmi bukan sekadar kebiasaan, tapi perintah agama yang membawa keberkahan,” ujarnya.


Silaturahmi Lebaran ternyata punya makna mendalam. Kiai Mansur ungkap rahasia keberkahan hidup dari menjaga hubungan keluarga. Foto arif

Ia menegaskan, menjaga hubungan baik dengan keluarga bukan hanya berdampak secara sosial, tetapi juga spiritual. Silaturahmi diyakini dapat menghadirkan keberkahan hidup, memperluas rezeki, hingga memberikan ketenangan batin di tengah kehidupan modern yang serba cepat.

Di era yang semakin individualistis, pesan tersebut terasa semakin relevan. Kesibukan sering kali membuat jarak antarkeluarga kian lebar, sehingga momen Lebaran menjadi kesempatan berharga untuk kembali merajut kedekatan yang sempat renggang.

Sementara itu, perwakilan keluarga, Arif Ardliyanto, menambahkan bahwa silaturahmi juga menjadi sarana membangun semangat hidup. Ia menekankan pentingnya sikap optimisme dan profesionalisme dalam menghadapi tantangan zaman.

“Silaturahmi bukan hanya mempererat hubungan, tetapi juga menguatkan semangat. Kita harus terus optimis dan menjunjung tinggi etos kerja dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Arif mengingatkan ajaran Rasulullah SAW tentang pentingnya bekerja secara sungguh-sungguh. “Sesungguhnya Allah mencintai seseorang yang apabila bekerja, mengerjakannya secara itqan (profesional),” kutipnya.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti pentingnya menuntut ilmu sebagai bagian dari perjuangan hidup. Menurutnya, ilmu menjadi bekal utama dalam menghadapi perubahan zaman yang semakin dinamis.

“Hidup adalah perjuangan, dan salah satunya melalui menuntut ilmu. Siapa yang berjalan untuk mencari ilmu, maka ia berada di jalan Allah,” tambahnya.

Melalui momen silaturahmi ini, keluarga besar tersebut berharap nilai-nilai keislaman tidak hanya berhenti sebagai nasihat, tetapi benar-benar dijalankan dalam kehidupan sehari-hari.

Lebaran pun akhirnya bukan sekadar perayaan, melainkan titik awal untuk memperkuat persaudaraan, menumbuhkan optimisme, serta membangun generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi masa depan.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut