get app
inews
Aa Text
Read Next : Jelang Lebaran, Emak-Emak hingga Sosialita Dominasi Gadai Emas di Surabaya, Transaksi Naik 10 Persen

Target Naik Jadi Rp652 Miliar, Begini Cara Perusahaan Gadai di Surabaya Ini Kejar Sisa Targetnya

Senin, 30 Maret 2026 | 07:24 WIB
header img
Pegadaian Dinoyo Surabaya menghadapi target Rp652 miliar. Optimalisasi plafon pinjaman dan perluasan jaringan nasabah jadi langkah utama. (Foto: Arif).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Di tengah dinamika kebutuhan ekonomi masyarakat, kinerja penyaluran gadai di Pegadaian Cabang Dinoyo Surabaya menunjukkan tren menggembirakan. Hingga Maret 2026, total outstanding pembiayaan telah menembus sekitar Rp517 miliar, mendekati target tahunan sebesar Rp652 miliar yang ditetapkan kantor wilayah.

Capaian ini bukan sekadar angka. Di baliknya, ada cerita tentang bagaimana masyarakat memanfaatkan layanan gadai untuk bertahan sekaligus mengembangkan usaha. Dari pelaku UMKM hingga keluarga yang membutuhkan dana cepat, Pegadaian tetap menjadi pilihan karena prosesnya yang mudah dan aman.

Pimpinan Cabang Pegadaian Dinoyo Surabaya, Deddy Darmawan, menyebut peluang untuk menutup kekurangan target masih sangat terbuka. Waktu hingga akhir tahun dinilai cukup untuk mengakselerasi pertumbuhan pembiayaan.

“Nasabah yang sudah ada menjadi potensi terbesar. Kita lihat jika pinjamannya belum maksimal, kita dorong untuk optimalisasi,” ujar Deddy.

Strategi ini berfokus pada penguatan hubungan dengan nasabah eksisting. Tim Pegadaian memetakan nasabah yang masih memiliki ruang peningkatan plafon pinjaman. Selain itu, nasabah produk pinjaman angsuran juga kembali ditawarkan fasilitas tambahan sesuai kebutuhan mereka.

Tak hanya itu, pendekatan personal juga dilakukan dengan memanfaatkan jaringan nasabah lama. Rekomendasi dari mulut ke mulut dinilai efektif dalam menjangkau calon nasabah baru secara organik, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat.

Di sisi lain, tren kenaikan harga emas menjadi peluang besar yang tak disia-siakan. Dalam setahun terakhir, harga emas menunjukkan pertumbuhan signifikan, bahkan tahun ini telah naik sekitar 30 persen. Kondisi ini mendorong Pegadaian lebih aktif mengedukasi masyarakat tentang pentingnya investasi emas.

Produk seperti tabungan emas dan cicilan emas menjadi andalan. Melalui cicilan emas, nasabah bisa mengunci harga saat ini untuk kebutuhan masa depan, sehingga lebih terlindungi dari fluktuasi pasar.

“Dengan cicilan emas, nasabah bisa merencanakan kepemilikan emas secara pasti. Misalnya target 12 gram dalam 12 bulan, angsurannya tetap, meskipun harga emas bisa berubah,” jelasnya.

Secara regional, kinerja Pegadaian Jawa Timur juga terus menguat. Target yang semula Rp18 triliun kini ditingkatkan menjadi Rp22 triliun, dengan realisasi sementara telah mencapai Rp16 triliun. Kontribusi cabang seperti Dinoyo menjadi bagian penting dalam mendorong pencapaian tersebut.

Dengan kombinasi strategi yang menyentuh langsung kebutuhan nasabah serta momentum tren investasi emas, Pegadaian Dinoyo optimistis mampu menutup target hingga akhir 2026. Di saat banyak masyarakat mencari kepastian finansial, layanan yang adaptif dan dekat dengan kebutuhan menjadi kunci utama.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut