Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : SMK Jatim Cetak Transaksi Miliaran Rupiah Saat Pameran, Bukti Produk Siswa Tembus Pasar Industri
Advertisement . Scroll to see content

Dari Ruang Praktik ke Panggung Nasional: Kisah Siswa Vokasi Jatim Tembus Standar Kompetensi Kerja

Selasa, 21 April 2026 | 14:34 WIB
  • author Saipul Yudi
Dari Ruang Praktik ke Panggung Nasional: Kisah Siswa Vokasi Jatim Tembus Standar Kompetensi Kerja
UPT PTKK Jawa Timur raih dua penghargaan nasional TUK terbaik 2025. Gubernur Khofifah sebut ini bukti kualitas SDM vokasi yang siap kerja dan bersaing global. Foto saipul

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Di sebuah ruang praktik sederhana, ratusan siswa tekun mengasah keterampilan. Kamera di tangan, mesin di depan, hingga jarum jahit yang bergerak presisi—semua menjadi saksi lahirnya generasi terampil dari Jawa Timur.

Kerja keras itu kini berbuah manis. Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Teknis dan Keterampilan Kejuruan (UPT PTKK) berhasil menorehkan prestasi nasional yang membanggakan.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memberikan perhatian khusus atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar penghargaan, melainkan bukti nyata kualitas pendidikan vokasi di daerahnya.

UPT PTKK sukses meraih dua penghargaan nasional sekaligus. Pertama, sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) Terbaik 2025 bidang fotografi dari Lembaga Sertifikasi Kompetensi Fotografi Indonesia. Kedua, penghargaan TUK Terbaik dari Forum Lembaga Sertifikasi Kompetensi dengan tingkat kelulusan tertinggi secara nasional.

“Ini menjadi validasi bahwa pembinaan vokasi di Jawa Timur berjalan konsisten, terstruktur, dan berkelanjutan,” ujar Khofifah.

Bagi para siswa, sertifikat kompetensi bukan hanya selembar kertas. Itu adalah tiket menuju dunia kerja.

Di bidang fotografi misalnya, sekitar 300 siswa mengikuti uji sertifikasi. Mereka tidak hanya belajar mengambil gambar, tetapi juga memahami standar industri—mulai dari teknik pencahayaan hingga storytelling visual.

Khofifah menegaskan, di tengah perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan, Internet of Things (IoT), dan big data, dunia kerja menuntut tenaga yang tidak hanya terampil, tetapi juga adaptif.

“Dunia kerja sangat dinamis. Dibutuhkan keahlian spesifik dan kemampuan menguasai teknologi baru,” tegasnya.

“Bengkel SDM” yang Menjawab Kebutuhan Industri

UPT PTKK kini tidak lagi sekadar tempat pelatihan. Ia berkembang menjadi “bengkel SDM” yang menyiapkan tenaga kerja siap pakai.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyebut bahwa penguatan lembaga ini diarahkan menjadi pusat keunggulan atau center of excellence.

Di dalamnya, berbagai program pelatihan tersedia, mulai dari teknik mesin, pengelasan, otomotif, hingga bidang kreatif seperti desain grafis, animasi, fotografi, dan videografi.

“Standar industri harus hadir dalam proses pembelajaran. Sertifikasi harus relevan dan mampu menjembatani siswa masuk ke dunia kerja,” jelas Aries.

Tak semua siswa memiliki akses ke fasilitas praktik memadai. Untuk itu, Pemprov Jatim menghadirkan inovasi Mobile Training Unit (MTU) melalui program MILEA.

Lewat program ini, pelatihan vokasi bisa “datang langsung” ke daerah-daerah, termasuk wilayah dengan keterbatasan sarana.

“Tidak boleh ada kesenjangan akses. Semua siswa berhak mendapatkan kesempatan yang sama,” tegas Khofifah.

Keberhasilan ini bukan capaian instan. Dalam tiga tahun terakhir, Jawa Timur konsisten meraih juara umum di ajang Lomba Kompetensi Siswa Nasional.

Rangkaian prestasi tersebut memperkuat posisi Jawa Timur sebagai salah satu pusat pengembangan pendidikan vokasi terbaik di Indonesia.

Ke depan, Pemprov Jawa Timur akan terus memperkuat sinergi antara pendidikan vokasi dan dunia industri. Tujuannya jelas: mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu berwirausaha dan bersaing di tingkat global.

“Ini bagian dari misi Jatim Cerdas. Kita ingin melahirkan talenta unggul yang siap menghadapi masa depan,” pungkas Khofifah.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut