Fasilitas Asrama Haji Surabaya Diperbarui, Fokus Jemaah Lansia yang Bakal Lebih Nyaman
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Menjelang keberangkatan ke Tanah Suci, kenyamanan jemaah haji menjadi perhatian utama. Di Surabaya, wajah baru Asrama Haji Embarkasi kini mulai terasa, menghadirkan suasana yang lebih aman dan ramah, terutama bagi para jemaah lanjut usia.
Perbaikan fasilitas ini dilakukan oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melalui pemanfaatan Dana Abadi Umat dalam program kemaslahatan. Renovasi difokuskan pada peningkatan kualitas sarana yang digunakan jemaah sebelum keberangkatan.
Langkah ini tidak sekadar pembenahan fisik bangunan, tetapi juga menghadirkan rasa tenang bagi jemaah yang tengah mempersiapkan perjalanan spiritual mereka. Dengan kondisi asrama yang lebih layak, proses adaptasi dan persiapan ibadah diharapkan berjalan lebih optimal.
Momentum renovasi ini bertepatan dengan pelepasan kloter pertama jemaah haji dari Embarkasi Surabaya untuk musim haji 1447 H/2026 M. Kesan pertama yang nyaman sejak di tanah air menjadi bagian penting dalam perjalanan ibadah yang panjang.
Anggota Badan Pelaksana BPKH, Hary Alexander, menegaskan bahwa Dana Abadi Umat harus memberikan manfaat nyata bagi jemaah, termasuk dalam peningkatan layanan.
“Renovasi ini mencakup perbaikan kamar yang rusak berat, plafon yang rawan ambruk akibat rayap, hingga penggantian toilet menjadi lebih ramah lansia. Kami ingin jemaah merasa aman dan nyaman sejak awal,” ujarnya saat meninjau lokasi di Sukolilo.
Sementara itu, Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Fentin Istifa’iyah, mengungkapkan bahwa sebagian bangunan asrama memang sudah berusia puluhan tahun.
“Gedung ini berdiri sejak 1970-an, sehingga wajar jika beberapa bagian membutuhkan perbaikan serius. Kolaborasi dengan BPKH sangat membantu, terutama dalam renovasi kamar dan fasilitas sanitasi yang kini lebih aman dan nyaman,” jelasnya.
Tak hanya memperbaiki infrastruktur, program ini juga menyentuh sisi kemanusiaan. Banyak jemaah haji, khususnya lansia, kini bisa beristirahat dengan lebih tenang tanpa khawatir terhadap kondisi bangunan atau fasilitas yang digunakan.
Melalui program kemaslahatan ini, BPKH menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan haji yang lebih berkualitas. Pengelolaan Dana Abadi Umat pun terus dioptimalkan secara profesional dan transparan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh jemaah.
Dengan fasilitas yang semakin baik, perjalanan ibadah haji diharapkan tidak hanya menjadi pengalaman spiritual, tetapi juga perjalanan yang nyaman sejak langkah pertama dimulai dari tanah air.
Editor: Arif Ardliyanto