Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 4,58 Juta UMKM di Jatim, Minim Perlindungan Sosial
Advertisement . Scroll to see content

Pemerintah Siapkan Rp11,59 Triliun untuk Sertifikasi Ratusan Ribu Guru

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37 WIB
  • author Lukman Hakim
Pemerintah Siapkan Rp11,59 Triliun untuk Sertifikasi Ratusan Ribu Guru
Menteri Agama, Nasaruddin Umar (tengah). Foto : istimewa.

JAKARTA, iNewsSurabaya.id – Kementerian Agama (Kemenag) menargetkan penuntasan sertifikasi bagi 467.353 guru berpendidikan S1 dalam kurun waktu dua tahun. Untuk mendukung program tersebut, pemerintah telah memproyeksikan anggaran sebesar Rp11,59 triliun.

Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menyatakan bahwa langkah ini bertujuan memastikan seluruh guru yang kompeten memiliki sertifikat pendidik sekaligus berhak menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG).

Ia mengungkapkan, partisipasi guru dalam program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan mengalami lonjakan signifikan pada 2025. Jika pada 2024 jumlah peserta tercatat 29.933 orang, maka pada 2025 meningkat hingga 206.411 guru atau naik sekitar 700 persen.

Selain itu, Kemenag juga mengusulkan penyesuaian bantuan insentif bagi guru yang belum tersertifikasi dan belum inpassing agar setara dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK). 

Untuk program ini, anggaran yang dibutuhkan diperkirakan mencapai Rp12,76 triliun dengan sasaran 467.809 guru.

Saat ini, jumlah guru binaan Kemenag tercatat sebanyak 1.157.050 orang. Dari total tersebut, 360.632 guru atau sekitar 31,2 persen berstatus ASN (PNS dan PPPK), sementara 796.418 lainnya atau 68,8 persen merupakan guru non-ASN. Mayoritas dari mereka bertugas di madrasah, yakni sebanyak 655.622 orang.

“Data ini menunjukkan kontribusi guru non-ASN sangat besar. Karena itu, kebijakan ke depan akan difokuskan pada penguatan status, peningkatan kesejahteraan, dan pengembangan profesionalisme mereka,” ujar Nasaruddin, Sabtu (2/5/2026).

Terkait pengangkatan guru honorer madrasah menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Kemenag terus melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak, termasuk Kementerian PAN-RB, BKN, dan DPR, guna memperjuangkan formasi bagi para guru tersebut.

“Kami terus berupaya agar guru honorer madrasah dapat diangkat menjadi CPPPK melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga,” tegasnya.

Di sisi lain, Kemenag juga menyampaikan perkembangan pencairan TPG. Hingga Maret 2026, penyaluran TPG untuk guru Pendidikan Agama Islam (PAI) periode Januari–Februari telah mencapai 87,4 persen. Dari total 234.265 guru penerima, sebanyak 204.747 guru telah menerima haknya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut