Tak Hanya di Jawa, Kampus Merah Putih Ini Tancap Gas Kembangkan Riset Air Minum di Tarakan
TARAKAN, iNewsSurabaya.id – Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya atau Untag Surabaya terus memperluas kiprah akademiknya hingga ke luar Pulau Jawa. Kampus yang dikenal dengan sebutan Kampus Merah Putih ini kini menjajaki pengembangan riset di sektor pelayanan publik, khususnya air minum, di Tarakan.
Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan PERUMDA Air Minum Tirta Alam Tarakan. Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen Untag Surabaya dalam memperkuat kontribusi nyata kepada masyarakat melalui jejaring kerja sama lintas daerah.
Penandatanganan MoU berlangsung di Tarakan dan dihadiri jajaran pimpinan Untag Surabaya, di antaranya Wakil Rektor II Supangat, Wakil Rektor III Dr. Sumiati, serta Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Tri Ratnawati. Dari pihak mitra, hadir Direktur PERUMDA Tirta Alam Tarakan, Iwan Setiawan.

Kerja sama ini mencakup berbagai bidang strategis, mulai dari pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga penguatan nilai patriotisme. Langkah tersebut merupakan implementasi dari konsep Catur Dharma Perguruan Tinggi yang diusung Untag Surabaya—yakni pengembangan akademik yang tidak hanya berfokus pada tridharma, tetapi juga menanamkan semangat kebangsaan.
Dalam sambutannya, Sumiati menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi upaya konkret dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan riil di lapangan, terutama dalam sektor layanan dasar seperti air minum.
“Melalui kerja sama ini, Untag Surabaya mengimplementasikan Catur Dharma secara utuh. Kami ingin melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa pengabdian dan semangat patriotisme,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Supangat yang menilai kerja sama ini membuka peluang besar dalam pengembangan riset terapan sekaligus peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, perguruan tinggi harus mampu mencetak lulusan yang adaptif dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.
Sementara itu, Iwan Setiawan menyambut positif kolaborasi ini. Ia menilai dukungan akademisi sangat penting dalam mendorong inovasi serta meningkatkan kualitas layanan air minum yang profesional dan berkelanjutan.
“Kerja sama ini menjadi langkah penting bagi kami dalam memperkuat kompetensi SDM dan menghadirkan sistem pelayanan yang lebih inovatif,” ungkapnya.
Penandatanganan MoU ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang digelar PERPAMSI Kalimantan Utara melalui program In House Training bertema penguatan kompetensi SDM dalam pengelolaan air minum profesional dan berkelanjutan.
Keterlibatan Untag Surabaya dalam forum tersebut semakin menegaskan peran perguruan tinggi sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan BUMD dalam meningkatkan kualitas layanan publik.
Melalui ekspansi ini, Untag Surabaya tidak hanya memperluas jaringan kemitraan, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan yang konsisten menghadirkan riset inovatif, pengabdian berdampak, serta nilai patriotisme dalam setiap kontribusinya bagi bangsa.
Editor : Arif Ardliyanto