Kejurkab Dayung Naga Banyuwangi 2026 Berlangsung, Kanal Karangdoro Diserbu Wisatawan
BANYUWANGI, iNewsSurabaya.id – Suara tabuhan ritmis dan sorak penonton menggema di sepanjang Kanal Karangdoro, Banyuwangi, Minggu (10/5/2026). Puluhan atlet mendayung serempak dengan penuh tenaga dalam Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Dayung Naga 2026 yang sukses menyedot perhatian masyarakat.
Bukan sekadar perlombaan olahraga air biasa, ajang ini berubah menjadi hiburan rakyat yang menghadirkan semangat sportivitas, kekompakan, sekaligus harapan lahirnya atlet-atlet dayung muda berprestasi dari Banyuwangi.
Sebanyak 20 tim dari berbagai daerah di Banyuwangi ikut ambil bagian dalam kompetisi yang memasuki tahun kedua penyelenggaraan tersebut. Sejak pagi hari, warga sudah memadati area kanal untuk menyaksikan langsung persaingan sengit para peserta yang berlomba menaklukkan lintasan sepanjang 300 meter.
Pj Kepala Desa Karangdoro, Ifa Rahmawati, mengatakan antusiasme masyarakat tahun ini meningkat dibanding pelaksanaan sebelumnya. Menurutnya, Kejurkab Dayung Naga mulai menjadi agenda olahraga yang dinanti warga.
“Sejak pagi masyarakat sudah memenuhi area kanal. Mereka sangat antusias menyaksikan para atlet bertanding dengan penuh semangat dan kekompakan,” ujarnya.
Di atas perahu naga, para atlet terlihat kompak menjaga ritme kayuhan. Sesekali teriakan penyemangat dari rekan setim dan penonton membuat suasana pertandingan semakin hidup. Tak sedikit warga yang mengabadikan momen perlombaan menggunakan ponsel mereka.
Ketua Panitia Kejurkab Dayung Naga 2026, Dicky, menyebut jumlah peserta tahun ini mengalami peningkatan signifikan. Menurutnya, hal tersebut menjadi tanda olahraga dayung naga mulai mendapat tempat di hati masyarakat Banyuwangi.
“Pelaksanaan tahun kedua ini menunjukkan perkembangan yang positif. Peserta semakin banyak dan kualitas pertandingannya juga semakin kompetitif,” katanya.
Ia menjelaskan, kejuaraan tersebut tidak hanya berorientasi pada perebutan gelar juara. Lebih dari itu, kompetisi ini menjadi sarana pembinaan atlet muda yang nantinya dipersiapkan menghadapi kejuaraan tingkat provinsi hingga nasional.
Menariknya, Kanal Karangdoro dinilai memiliki potensi besar sebagai lokasi pengembangan sport tourism atau wisata olahraga. Selain lintasan air yang memadai, kawasan tersebut juga menawarkan panorama alam yang mendukung pelaksanaan event olahraga air berskala lebih besar.
Menurut Dicky, pihak panitia bersama PODSI Banyuwangi berkomitmen menjadikan Kejurkab Dayung Naga sebagai agenda rutin tahunan.
“Kejurkab ini bukan hanya soal perlombaan, tetapi juga wadah pembinaan atlet dayung Banyuwangi sekaligus promosi wisata olahraga di Kanal Karangdoro,” ungkapnya.
Hingga sore hari, persaingan antar peserta semakin ketat. Setiap tim berusaha menjadi yang tercepat demi merebut posisi juara. Sorak dukungan penonton pun terus menggema, menambah semangat para atlet yang berjuang di atas air.
Atmosfer meriah itu menjadi bukti bahwa olahraga dayung naga perlahan tumbuh menjadi kebanggaan baru masyarakat Banyuwangi.
Editor : Arif Ardliyanto