get app
inews
Aa Text
Read Next : Teknologi AI di Laptop Makin Canggih, Adaptasi Konsumen Masih Jadi Tantangan

Produk Laptop Tipis Ini Diklaim Lebih Kencang dari RTX 4050, Cek Faktanya

Senin, 11 Mei 2026 | 04:50 WIB
header img
ASUS ExpertBook Ultra mencuri perhatian lewat Intel Arc B390 yang diklaim melampaui RTX 4050. Simak spesifikasi, kelebihan, dan kelemahannya. Foto iNewsSurabaya.id/ist

JAKARTA, iNewsSurabaya.id – Persaingan laptop bisnis premium berbasis AI semakin ketat seiring meningkatnya kebutuhan perangkat kerja yang ringan, bertenaga, dan aman digunakan untuk aktivitas profesional modern. Di tengah tren tersebut, ASUS⁠ menghadirkan ASUS ExpertBook Ultra sebagai laptop flagship yang dirancang untuk mendukung produktivitas berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Co-CEO ASUS, S.Y. Hsu menyebut perangkat ini menjadi representasi arah baru laptop bisnis modern yang tidak hanya mengutamakan performa, tetapi juga mobilitas dan efisiensi kerja.

“ASUS ExpertBook Ultra merupakan puncak tertinggi dari rekayasa ASUS sekaligus jawaban kami terhadap masa depan dunia kerja,” ujar S.Y. Hsu.

Laptop ini hadir dengan bodi ultra-tipis berbahan magnesium-aluminium AZ31B yang diklaim tetap kokoh meski memiliki bobot sangat ringan. Varian POLED bahkan hanya memiliki berat sekitar 0,99 kilogram dengan ketebalan 1,09 cm, sehingga mudah dibawa untuk mobilitas tinggi.

Menurutnya, salah satu kekuatan utama ExpertBook Ultra terdapat pada performa AI yang ditopang prosesor Intel Core Ultra X9 Series 3 dengan dukungan NPU hingga 50 TOPS. Teknologi tersebut memungkinkan pemrosesan AI dilakukan langsung di perangkat tanpa terlalu bergantung pada cloud.

“Pengguna kini membutuhkan laptop yang tidak hanya cepat, tetapi juga mampu menangani beban kerja AI modern secara efisien,” kata S.Y. Hsu.

Laptop ini juga didukung sistem pendingin ASUS ExpertCool Pro yang dirancang menjaga performa tetap stabil pada TDP 50W tanpa throttling berlebihan.

Di sektor visual, ASUS menyematkan layar sentuh 14 inci 3K Tandem OLED dengan refresh rate 120Hz dan tingkat kecerahan hingga 1.400 nits HDR peak brightness. Teknologi tersebut membuat tampilan lebih tajam dan nyaman digunakan di berbagai kondisi pencahayaan.

Kelebihan lain terdapat pada fitur keamanan enterprise seperti TPM 2.0, Microsoft Pluton, fingerprint sensor, Windows Hello IR, hingga physical webcam shield yang ditujukan untuk melindungi data perusahaan.

Meski membawa banyak teknologi baru, ASUS juga mengakui bahwa menghadirkan laptop ultra-tipis dengan performa tinggi memiliki tantangan tersendiri, terutama dalam menjaga stabilitas suhu dan efisiensi daya.

“Merancang laptop setipis ini dengan performa tinggi membutuhkan keseimbangan antara pendinginan, konsumsi daya, dan kenyamanan pengguna,” ungkap S.Y. Hsu.

Desain tipis juga umumnya membuat ruang upgrade hardware menjadi lebih terbatas dibanding laptop konvensional. Selain itu, penggunaan layar OLED memerlukan pengelolaan penggunaan yang baik agar kualitas panel tetap optimal dalam jangka panjang.

Namun ASUS menilai kompromi tersebut sebanding dengan mobilitas, efisiensi, dan performa AI yang kini semakin dibutuhkan profesional modern.

Dengan kombinasi desain premium, kemampuan AI tinggi, dan fitur keamanan kelas enterprise, ASUS ExpertBook Ultra menjadi gambaran bagaimana laptop bisnis berkembang menjadi perangkat kerja cerdas untuk era digital berbasis AI.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut