Tak Sekadar Bisnis, Pegadaian Turun ke Lereng Malang Tanam 240 Pohon untuk Masa Depan
MALANG, iNewsSurabaya.id – Upaya menjaga kelestarian lingkungan di Jawa Timur terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Salah satu langkah nyata dilakukan PT Pegadaian Kantor Wilayah XII Surabaya dengan menanam 240 pohon di Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.
Kegiatan penghijauan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus mendorong pembangunan berkelanjutan. Sebanyak 240 bibit pohon yang terdiri dari Alpukat Aligator dan Tabebuya ditanam secara bersama-sama oleh jajaran Pegadaian, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang, Pemerintah Desa Ngijo, serta masyarakat setempat.
Penanaman pohon dipilih sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas lingkungan, menjaga cadangan air tanah, sekaligus memperkuat fungsi konservasi lahan di wilayah yang membutuhkan ruang hijau lebih luas.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya, Ahmad Zaenudin, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan dan generasi masa depan.
"Penanaman pohon ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan, mulai dari meningkatkan kualitas udara, menjaga ketersediaan air tanah, hingga memperkuat fungsi konservasi lahan," ujar Ahmad Zaenudin.
Menurutnya, keberadaan pohon tidak hanya berfungsi sebagai penghijauan, tetapi juga menjadi investasi lingkungan yang manfaatnya akan dirasakan dalam jangka panjang.
"Melalui penanaman 240 pohon Alpukat Aligator dan Tabebuya ini, Pegadaian ingin memberikan manfaat yang tidak hanya dirasakan hari ini, tetapi juga oleh generasi mendatang. Kami percaya bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama, dan setiap pohon yang ditanam menjadi investasi bagi masa depan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan," katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Deputy Operasional PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya, Alfafatih Rosada, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang, Dr. Ahmad Dzulfikar Nurahman.
Alfafatih Rosada menegaskan bahwa program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pegadaian tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi dan sosial, tetapi juga memberikan perhatian besar terhadap keberlanjutan lingkungan.
"Pegadaian terus berupaya menghadirkan program-program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah konkret kami dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan serta menciptakan ekosistem yang lebih baik bagi masyarakat sekitar," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang, Ahmad Dzulfikar Nurahman, memberikan apresiasi atas keterlibatan aktif Pegadaian dalam mendukung program penghijauan daerah.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin nyata.
"Kami menyambut baik dan mengapresiasi kontribusi PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya yang telah berpartisipasi aktif dalam upaya penghijauan. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat seperti ini sangat penting untuk menjaga keseimbangan lingkungan dan menghadapi tantangan perubahan iklim," tuturnya.
Apresiasi juga datang dari Pemerintah Desa Ngijo. Sekretaris Desa Ngijo, Muhamad Shofi, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Pegadaian terhadap lingkungan di wilayahnya.
"Kami sangat bersyukur atas bantuan dan kepedulian PT Pegadaian. Pohon-pohon yang ditanam hari ini tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi dan ekologis bagi masyarakat di masa yang akan datang," ujarnya.
Melalui aksi penghijauan ini, PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan ke-13 tentang penanganan perubahan iklim dan tujuan ke-15 mengenai pelestarian ekosistem daratan.
Penanaman ratusan pohon tersebut diharapkan menjadi pemantik semangat bersama untuk menjaga lingkungan, memperkuat ketahanan ekosistem, dan mewariskan bumi yang lebih hijau bagi generasi mendatang.
Editor: Arif Ardliyanto