get app
inews
Aa Text
Read Next : Jatim Genjot Program Bongkar Ratoon 54.897 Hektare untuk Perkuat Produksi Gula

Desa di Sidoarjo Ini Sukses Kembangkan Melon Modern dengan Omzet Rp51 Juta

Rabu, 10 Juni 2026 | 12:12 WIB
header img
Desa Ganggangpanjang di Sidoarjo sukses mengembangkan melon premium, panen capai 1,7 ton. (Foto : Istimewa).

SIDOARJO, iNewsSurabaya.id – PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas PT Pertamina (Persero) menggelar Panen Raya Greenhouse Melon di Desa Ganggangpanjang, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang diinisiasi oleh Pertamina Gas Operation East Java Area (OEJA) tersebut menjadi bukti keberhasilan program pemberdayaan masyarakat berbasis pertanian modern yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Jaya Raya sebagai mitra binaan Pertagas OEJA.

Pada musim tanam kali ini, Greenhouse Melon BUMDes Jaya Raya berhasil menghasilkan sekitar 1,7 ton melon dengan bobot rata-rata 1,8 hingga 2,5 kilogram per buah. Dengan harga jual sekitar Rp30.000 per kilogram, hasil panen tersebut berpotensi menghasilkan omzet hingga Rp51 juta.

Capaian ini meningkat dibanding panen perdana pada Maret 2026 yang menghasilkan sekitar 700 kilogram melon dengan bobot rata-rata 1,5 kilogram per buah.

Camat Tanggulangin Arie Prabowo mengatakan, program tersebut mampu memberikan dampak ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat desa.

“Greenhouse Melon di Desa Ganggangpanjang memiliki nilai strategis karena hingga saat ini menjadi satu-satunya sentra budidaya melon modern di Kecamatan Tanggulangin, sehingga memiliki peluang pasar yang sangat baik,” ujarnya.

Menurut Arie, tingginya minat pasar terlihat dari sekitar 50 persen hasil panen yang langsung diserap pengepul untuk dipasarkan ke Pasar Induk, sementara sisanya dibeli masyarakat sekitar.

“Kami berharap program ini terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Manager Pertagas OEJA, Dimas Satya Kartika Brata, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan menciptakan program pemberdayaan yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kami percaya ketahanan pangan tidak hanya berbicara mengenai ketersediaan pangan, tetapi juga bagaimana masyarakat memiliki kapasitas dan peluang ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Dimas.

Ia menambahkan, keberhasilan panen kali ini menjadi kelanjutan dari panen perdana yang sebelumnya mendapat dukungan langsung dari jajaran manajemen PT Pertamina Gas sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap pengembangan program ketahanan pangan berbasis masyarakat.

Sementara itu, Pengurus BUMDes Jaya Raya, Yenik, mengungkapkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap keberadaan greenhouse melon tersebut.

“Masyarakat sangat antusias karena selain bisa membeli hasil panen, mereka juga dapat merasakan pengalaman memetik langsung buah melon dari pohonnya. Ini menjadi daya tarik tersendiri sekaligus mendekatkan masyarakat dengan program yang dijalankan,” ujarnya.

Budidaya melon di greenhouse tersebut memiliki masa tanam sekitar 70 hari, mulai dari pembibitan hingga panen. Selain menghasilkan komoditas bernilai ekonomi tinggi, program ini juga membuka peluang usaha baru, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola pertanian modern.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut