Tak Sekadar Konser, Cholil Efek Rumah Kaca Sampaikan Pesan Menohok soal Kondisi Indonesia
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Penampilan grup musik indie Efek Rumah Kaca (ERK) di ajang Nicey Nice Fest 2026 tidak hanya menjadi hiburan bagi ribuan penonton yang memadati Surabaya Expo Center (SUBEC), Sabtu (14/6/2026). Di atas panggung, vokalis ERK, Cholil Mahmud, turut menyampaikan pandangannya mengenai berbagai isu sosial dan politik yang tengah berkembang di Indonesia.
Dalam suasana konser yang penuh energi, Cholil menegaskan bahwa masyarakat masih memiliki kepedulian tinggi terhadap kondisi bangsa. Menurutnya, berbagai kritik yang muncul belakangan ini menunjukkan adanya harapan agar pemerintah lebih terbuka dalam mendengar aspirasi publik serta memastikan penggunaan anggaran negara benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Berbagai persoalan yang muncul saat ini menunjukkan bahwa masyarakat masih peduli. Mereka ingin didengar dan berharap kebijakan yang diambil benar-benar berpihak kepada kepentingan publik," ujarnya di sela penampilan.

Cholil menilai, penyelesaian persoalan bangsa tidak cukup hanya dengan menindak praktik korupsi. Ia menekankan perlunya evaluasi terhadap sejumlah program yang sejak awal dinilai memiliki persoalan dalam perencanaan maupun implementasinya.
Menurutnya, langkah perbaikan harus menyentuh akar masalah, termasuk meninjau kembali kebijakan dan alokasi anggaran yang dianggap kurang efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Tak hanya itu, vokalis yang dikenal vokal terhadap isu sosial tersebut juga menyinggung aspirasi publik terkait penolakan terhadap masuknya unsur militerisme ke ruang-ruang sipil. Ia menilai suara masyarakat harus mendapatkan ruang yang cukup agar kritik yang disampaikan tidak dianggap sebagai sesuatu yang harus diabaikan.
"Suara masyarakat penting untuk didengar. Jangan sampai muncul kesan bahwa kritik yang disampaikan secara terbuka justru tidak mendapatkan perhatian," katanya.
Dalam penampilannya, Efek Rumah Kaca membawakan sejumlah lagu yang sarat pesan sosial, di antaranya Mosi Tidak Percaya dan Di Udara. Cholil menyebut lagu-lagu tersebut masih memiliki relevansi kuat dengan situasi yang terjadi saat ini.
Kedua lagu tersebut, kata dia, mengandung pesan tentang pentingnya menjaga hak asasi manusia, kebebasan berekspresi, serta keberanian masyarakat untuk menyampaikan pendapat di tengah berbagai dinamika sosial dan politik.
"Musik bisa menjadi ruang refleksi sekaligus penyampai pesan. Lagu-lagu yang kami bawakan malam ini terasa dekat dengan situasi yang sedang dirasakan banyak orang," ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Cholil juga memberikan tanggapannya mengenai Tio, mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang belakangan menjadi sorotan publik karena keberaniannya menyampaikan kritik.
Menurut Cholil, Tio merupakan sosok muda yang mampu menyampaikan gagasan secara jelas, terukur, dan mewakili keresahan sebagian generasi muda saat ini.
Ia berharap masyarakat terus memberikan dukungan kepada figur-figur kritis seperti Tio agar tetap konsisten memperjuangkan aspirasi yang mereka suarakan.
"Yang terpenting adalah bagaimana publik terus mendukung. Jangan sampai mereka kehilangan arah perjuangan, terkooptasi kepentingan tertentu, atau bahkan hilang dari gerakan yang sedang diperjuangkan," ujarnya.
Selain berbicara mengenai isu sosial, Cholil mengaku terkesan dengan sambutan penonton Surabaya yang dinilainya selalu memberikan energi positif kepada para musisi yang tampil.
Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan Nicey Nice Fest 2026 yang berlangsung tertata dan profesional sehingga menciptakan pengalaman konser yang nyaman bagi penonton maupun musisi.
"Penonton Surabaya selalu luar biasa. Energi yang mereka berikan kembali ke panggung sangat terasa," katanya.
Penampilan di Nicey Nice Fest 2026 menjadi momen spesial bagi Efek Rumah Kaca karena menandai kembalinya mereka tampil di Kota Pahlawan setelah terakhir kali menyapa penggemar Surabaya pada 2024.
Terkait karya terbaru, Cholil mengungkapkan bahwa ERK saat ini masih fokus menggarap materi lagu baru. Namun, ia belum dapat memastikan kapan karya tersebut akan dirilis kepada publik.
Sebagai informasi, Nicey Nice Fest 2026 menghadirkan sejumlah musisi dan band ternama Tanah Air seperti Efek Rumah Kaca, The Sigit, FSTVLST, Barasuara, Alkateri, The Jeblogs, hingga The Kick. Festival musik ini menawarkan pengalaman lintas genre mulai dari indie, rock alternatif, hingga rock klasik yang banyak diminati kalangan muda.
Editor: Arif Ardliyanto