get app
inews
Aa Text
Read Next : Terserempet Lalu Ditabrak Mobil Listrik, Pelajar Perempuan di Surabaya Dilarikan ke Rumah Sakit

Berniat Lerai Perkelahian, Remaja di Surabaya Tewas Dibacok Oknum Bonek Saat Konvoi

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:32 WIB
header img
Konvoi Ulang Tahun Persebaya yang dilakukan Bonek diwarnai insiden pembacokan dan penganiayaan hingga mengakibatkan seorang remaja tewas, Rabu (17/6/2026) malam. (Foto: iNews)

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Euforia perayaan ulang tahun Persebaya Surabaya pada Rabu (17/6/2026) malam berujung petaka. Seorang remaja bernama Gionaldo (18), warga Karangpilang, tewas mengenaskan setelah menjadi korban pengeroyokan dan pembacokan oleh sekelompok oknum Bonek di kawasan Jalan Sumatera, Surabaya, Jawa Timur.

Tragedi berdarah ini bermula saat korban sedang berada di lokasi kejadian bersama kakaknya, Daniel, dan seorang temannya, Bobby. Di tengah hiruk-pikuk konvoi, Gionaldo melihat ada perkelahian yang pecah di antara sesama kelompok oknum Bonek. Tergerak oleh niat baik, remaja berusia 18 tahun itu mencoba maju untuk melerai pertikaian tersebut.

Nahas, kelompok pelaku yang sedang kalap justru berbalik menyerang korban secara brutal menggunakan senjata tajam. Di tengah situasi yang kacau, Daniel berhasil meloloskan diri untuk mencari bantuan. Namun, amukan massa terlanjur menyasar Gionaldo dan Bobby hingga keduanya tumbang di tempat dengan luka bacok yang serius.

Rekan-rekan korban yang berada di lokasi langsung melarikan keduanya ke Ruang UGD Rumah Sakit (RS) Ubaya. Gionaldo akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh tim dokter akibat kehabisan darah dari luka sabetan senjata tajam yang cukup parah. Sementara itu, Bobby yang menderita luka bacok di bagian punggung berhasil diselamatkan dan sudah diperbolehkan pulang setelah mendapat tindakan medis.

Mendapat laporan tersebut, aparat kepolisian dari Polsek Tambaksari dan Satreskrim Polrestabes Surabaya bergerak cepat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Jasad Gionaldo kini telah dievakuasi ke Kamar Jenazah RS Bhayangkara Polda Jatim untuk diautopsi demi kepentingan penyelidikan.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih memeriksa sejumlah saksi mata, termasuk Setio Nugroho yang berada di lokasi, serta mengumpulkan bukti digital berupa rekaman video amatir dan CCTV di sekitar Jalan Sumatera guna mengidentifikasi dan meringkus para pelaku.

Editor : Vitrianda Hilba Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut