get app
inews
Aa Text
Read Next : Pertunjukan Fire Dance Sukses Hipnotis Ratusan Pengunjung Night Safari Prigen

Night Safari Prigen Hadirkan Pengalaman Langka Menyaksikan Aktivitas Satwa di Malam Hari

Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:28 WIB
header img
Night Safari menjadi wahana edukasi perilaku satwa nokturnal. (Foto : ist).

PASURUAN, iNewsSurabaya.id – Mengenalkan perilaku satwa nokturnal kepada masyarakat menjadi salah satu tujuan utama program Night Safari di Taman Safari Prigen. Melalui wisata edukatif ini, pengunjung diajak memahami kehidupan satwa yang justru lebih aktif beraktivitas pada malam hari.

Dalam perjalanan menggunakan bus safari selama kurang lebih 50 menit, pengunjung dari berbagai kalangan usia. Mulai anak-anak hingga dewasa. 

Pengunjung akan mendapatkan penjelasan langsung dari pemandu wisata dan keeper mengenai pola hidup, perilaku, kebiasaan mencari makan, hingga karakter unik setiap satwa yang ditemui.

Konsep tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian satwa beserta habitat alaminya. Tidak hanya melihat satwa dari jarak dekat, pengunjung juga diajak mengenali perbedaan perilaku hewan pada siang dan malam hari.

Pengalaman ini menjadi daya tarik tersendiri yang membedakan Night Safari dari safari reguler. Pasalnya, pengunjung dapat menyaksikan aktivitas alami satwa nokturnal maupun satwa yang lebih aktif pada malam hari, momen yang jarang ditemui pada kunjungan siang hari.

Salah satu satwa yang diperkenalkan dalam perjalanan tersebut adalah Banteng Jawa, satwa endemik Indonesia yang sebagian koleksinya di Taman Safari Prigen berasal dari kawasan Situbondo dan Bondowoso, Jawa Timur.

Rombongan kemudian diajak memasuki area habitat singa yang dipimpin singa jantan bernama Debo. Satwa tersebut dikenal memiliki kelompok dan wilayah kekuasaan yang cukup luas. Dalam penjelasannya, keeper menyebut seekor singa rata-rata mengonsumsi sekitar 10 kilogram daging setiap hari. Di habitat alaminya, singa juga memanfaatkan bangkai satwa sebagai sumber makanan.

Perjalanan berlanjut menuju kawasan Harimau Benggala yang dikenal sebagai spesies harimau terbesar kedua di dunia setelah Harimau Siberia. Pengunjung juga dapat menyaksikan berbagai satwa lainnya, seperti jerapah, kuda nil yang tengah menikmati makan malam sambil berendam di kolam, hingga sapi Watusi dengan tanduk panjang yang menjadi salah satu daya tarik unik.

Suasana semakin menarik ketika seekor unta asal Mongolia mendekati jalur bus safari dan tampak seolah menyapa para pengunjung. Menjelang akhir perjalanan, rombongan disambut Gajah Sumatera yang sedang menikmati makan malam. Kehadiran satwa tersebut mendapat sambutan antusias dari para pengunjung di dalam bus.

Marcomm Taman Safari Prigen, Aliefia Shopian, mengatakan Night Safari dirancang untuk menghadirkan pengalaman wisata yang berbeda sekaligus menjadi sarana edukasi mengenai kehidupan satwa pada malam hari.

"Melalui Night Safari, kami ingin memberikan pengalaman yang unik sekaligus edukatif. Pengunjung tidak hanya melihat satwa dari dekat, tetapi juga memahami perilaku mereka di malam hari serta pentingnya menjaga kelestarian satwa dan habitatnya," ujar Aliefia, Jumat (26/6/2026).

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut