Terminal Purabaya Tinggalkan Pendataan Manual, Pencarian Data Bus Kini Lebih Cepat
SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Lembar-lembar kertas yang mulai usang dan catatan tulisan tangan yang menumpuk selama bertahun-tahun menjadi pemandangan yang akrab di Terminal Purabaya. Di tengah tingginya mobilitas penumpang, sistem pendataan bus yang masih dilakukan secara manual membuat proses pencarian informasi menjadi kurang efisien.
Kondisi tersebut mendorong lima mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya. Muhammad Aldi Syafrillah Hidayat dan Bayu Aditya Saputra dari Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi, Rekha Rofiq Tya Azzahra dan Taris Sania Fitri Salsabila dari Teknik Industri, serta Jeniffer Theresya Paat dari Ilmu Komunikasi. Mereka menghadirkan solusi sederhana melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik.
Selama menjalankan program di Terminal Purabaya, kelima mahasiswa tidak hanya membantu pelayanan arus penumpang. Mereka juga mengamati berbagai kendala operasional yang dihadapi petugas setiap hari, salah satunya proses pencarian data bus yang masih mengandalkan arsip kertas.
Setiap kali membutuhkan informasi mengenai bus tertentu, petugas harus membuka satu per satu dokumen lama. Cara tersebut dinilai kurang efektif, terutama saat terminal melayani lonjakan penumpang.
Editor : Arif Ardliyanto