Gunakan Riset Pasar, Ini Siasat Jitu Pemimpin Bisnis Minimalkan Risiko Kerugian
SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Di tengah persaingan bisnis yang semakin dinamis dan penuh ketidakpastian, pertumbuhan perusahaan tidak lagi cukup diukur dari peningkatan omzet atau ekspansi pasar semata. Kemampuan membangun fondasi organisasi yang kuat justru menjadi faktor penting untuk menjaga keberlanjutan usaha dalam jangka panjang.
Founder dan Managing Partner BP Consulting Group, Anthony Soehartono, mengatakan banyak perusahaan berhasil mencatat pertumbuhan dalam beberapa tahun terakhir. Namun, di saat yang sama, tidak sedikit yang menghadapi tantangan baru berupa menurunnya profitabilitas, melemahnya loyalitas pelanggan, hingga berkurangnya daya saing di tengah perubahan pasar yang cepat.
“Kecepatan pertumbuhan memang penting, tetapi sekadar tumbuh cepat tidak lagi cukup. Tantangan yang dihadapi pelaku usaha saat ini adalah bagaimana memastikan pertumbuhan tersebut dapat bertahan dan memberikan nilai jangka panjang,” ujarnya, Kamis, (9/7/2026).
Menurut Anthony, pertanyaan yang perlu dijawab para pemimpin bisnis saat ini bukan hanya bagaimana meningkatkan pertumbuhan, melainkan langkah strategis apa yang harus diambil agar perusahaan menjadi lebih kuat, relevan, dan tangguh menghadapi perubahan.
Ia menjelaskan, perusahaan yang mampu bertahan dan berkembang di masa depan adalah mereka yang memiliki pemahaman pasar yang baik, mampu mengambil keputusan berbasis data, memperkuat organisasi, serta menjalankan strategi secara konsisten.
Dalam dunia usaha modern, riset pasar dan analisis bisnis menjadi instrumen penting untuk membantu perusahaan memahami perubahan perilaku konsumen, mengidentifikasi peluang baru, sekaligus meminimalkan risiko pengambilan keputusan.
Selain itu, transformasi organisasi juga menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari. Perusahaan dituntut memiliki sumber daya manusia yang adaptif, sistem kerja yang efisien, dan budaya organisasi yang mampu menjawab tantangan zaman.
Sementara itu, Co-Founder dan Managing Partner BP Consulting Group, Andrew Soehartono, menilai peran konsultan bisnis saat ini telah berkembang. Tidak hanya memberikan rekomendasi strategis, tetapi juga membantu perusahaan memastikan strategi tersebut dapat diterapkan secara efektif.
“Perusahaan tidak membutuhkan lebih banyak teori, tetapi membutuhkan mitra yang mampu membantu memahami realitas pasar, mengambil keputusan yang tepat, dan mengeksekusi strategi secara efektif,” katanya.
Menurutnya, kemampuan menerjemahkan strategi ke dalam langkah operasional yang terukur menjadi salah satu kunci keberhasilan perusahaan dalam menghadapi perubahan lingkungan bisnis yang berlangsung sangat cepat.
Anthony menambahkan, perusahaan yang kuat bukanlah perusahaan yang sekadar menjadi lebih besar, melainkan yang memiliki fondasi bisnis yang kokoh. Fondasi tersebut dibangun melalui keputusan yang tepat, pemahaman pasar yang mendalam, serta disiplin dalam menjalankan strategi,”katanya.
Editor : Arif Ardliyanto