get app
inews
Aa Text
Read Next : Jatim Genjot Program Bongkar Ratoon 54.897 Hektare untuk Perkuat Produksi Gula

JCFF 2026 Bukukan Transaksi Rp40 Miliar, BI Bidik Produk Lokal Tembus Pasar Global

Senin, 20 Juli 2026 | 11:44 WIB
header img
Bank Indonesia menutup penyelenggaraan Java Coffee & Flavors Festival (JCFF) 2026 di Alun-Alun Surabaya. (Foto : Istimewa).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Bank Indonesia (BI) resmi menutup penyelenggaraan Java Coffee & Flavors Festival (JCFF) 2026 di Alun-Alun Surabaya, Minggu (19/7/2026) malam. 

Selama tiga hari pelaksanaan, festival yang mengangkat tema From Local Flavors to Global Horizons itu mencatat nilai transaksi penjualan dan business matching mencapai Rp40 miliar.

Penutupan JCFF 2026 dihadiri Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Ibrahim, serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Festival yang memasuki penyelenggaraan kelima ini melibatkan pelaku usaha kopi, teh, kakao, dan rempah-rempah dari berbagai daerah. Kegiatan tersebut menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, UMKM, perbankan, akademisi, hingga pelaku industri dalam memperkuat ekosistem agroindustri nasional.

Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta mengatakan, Pulau Jawa memiliki potensi besar sebagai sentra produksi berbagai komoditas unggulan yang masih dapat dikembangkan melalui peningkatan nilai tambah.

‘Fokusnya adalah peningkatan kualitas bahan baku, diversifikasi produk, hingga pengembangan produk turunan bernilai tinggi seperti ekstrak, minyak atsiri, dan bumbu siap saji," ujarnya.

Menurut Filianingsih, Bank Indonesia terus mendorong penguatan ekosistem UMKM melalui peningkatan kapasitas pelaku usaha, perluasan akses pembiayaan, penguatan rantai pasok, hingga pembukaan akses pasar internasional.

Ia juga menyoroti perkembangan digitalisasi sistem pembayaran yang semakin memudahkan transaksi lintas negara. Saat ini, layanan QRIS Cross Border telah terhubung dengan enam negara, yakni Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok.

"Masyarakat kini cukup menggunakan ponsel untuk bertransaksi di negara-negara tersebut tanpa perlu menukar valuta asing. Kami juga sedang mempercepat kerja sama dengan India dan Arab Saudi," katanya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Jawa Timur Ibrahim mengungkapkan, selama penyelenggaraan JCFF pada 17–19 Juli 2026, total transaksi penjualan dan business matching mencapai sekitar Rp40 miliar.

"Yang berakhir hanya seremoni festivalnya. Semangat untuk mengembangkan industri kopi dan produk unggulan Indonesia harus terus berlanjut," ujar Ibrahim.

Ia menilai keberhasilan membangun industri kopi dan komoditas lokal tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

"Seperti secangkir kopi yang lahir dari proses panjang, membangun ekonomi juga membutuhkan kesabaran, ketelitian, dan kerja sama banyak pihak. Ada petani, UMKM, pemerintah, perbankan, akademisi, media, hingga masyarakat sebagai konsumen," katanya.

Ibrahim menjelaskan, perjalanan JCFF yang dimulai sejak 2022 dengan nama Java Coffee Culture (JCC) terus berkembang. Jika awalnya hanya berfokus pada kopi, kini festival turut menghadirkan produk teh, kakao, cokelat, dan rempah-rempah sebagai bagian dari penguatan ekosistem agroindustri.

"Perjalanan lima tahun ini menunjukkan bahwa bukan hanya acaranya yang berkembang, tetapi juga ekosistemnya semakin kuat, semakin luas, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat," ujarnya.

Melalui tema From Local Flavors to Global Horizons, BI berharap produk-produk unggulan Indonesia tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga mampu memperluas pasar hingga ke tingkat global.

"Pesan yang ingin kami sampaikan adalah cita rasa lokal Indonesia harus mampu dinikmati oleh masyarakat dunia," pungkas Ibrahim.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut