get app
inews
Aa Text
Read Next : Ekspor dan Impor di Surabaya Tumbuh Positif, Arus Peti Kemas Tembus 119 Ribu TEUs

Arus Peti Kemas TPK Merauke Tembus 27.523 TEUs, Logistik Papua Selatan Tumbuh Dua Digit

Rabu, 22 Juli 2026 | 07:33 WIB
header img
TPK Merauke mencatat pertumbuhan arus peti kemas 11,44 persen pada Semester I 2026 hingga mencapai 27.523 TEUs. Peningkatan didorong proyek strategis nasional dan efisiensi layanan Pelindo. Foto iNewsSurabaya.id/ist

MERAUKE, iNewsSurabaya.id – Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Terminal Peti Kemas (TPK) Merauke justru menunjukkan kinerja yang terus menguat. Hingga Semester I Tahun 2026, terminal yang dikelola PT Pelindo Terminal Petikemas itu berhasil mencatat pertumbuhan arus peti kemas sebesar 11,44 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan data operasional hingga akhir Juni 2026, total arus peti kemas mencapai 27.523 TEUs, meningkat dari 24.698 TEUs pada Semester I Tahun 2025. Capaian tersebut menjadi sinyal positif bahwa aktivitas logistik di Papua Selatan terus mengalami peningkatan seiring berkembangnya sektor pembangunan dan perdagangan.

Terminal Head TPK Merauke, Muhammad Rasul Irmadani, mengatakan pertumbuhan tersebut dipengaruhi meningkatnya aktivitas ekonomi, termasuk tingginya kebutuhan material untuk berbagai proyek pembangunan di kawasan timur Indonesia.

"Lonjakan arus barang ini juga didorong oleh tingginya permintaan bahan material untuk mendukung berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN) yang saat ini masih berlangsung, khususnya di kawasan Papua Selatan," ujarnya.

Menurut Rasul, pencapaian tersebut juga menjadi bukti komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas pelayanan operasional secara konsisten. Efisiensi kerja, optimalisasi fasilitas, serta pemanfaatan peralatan bongkar muat menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran distribusi logistik.

"Peningkatan ini menunjukkan bahwa aktivitas logistik di Merauke terus berkembang pesat. Kami memandang capaian ini merupakan indikator bahwa kepercayaan pengguna jasa terhadap pelayanan kami terus terjaga. Ke depan, kami akan terus melakukan optimalisasi operasional dan pemanfaatan peralatan secara maksimal guna menjamin kelancaran kinerja operasional," katanya.

Tak hanya mencatat kenaikan volume peti kemas, peningkatan layanan juga dirasakan langsung oleh perusahaan pelayaran yang beroperasi di Merauke.

Kepala Operasi PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) Cabang Merauke, Tony Bijaksono, mengungkapkan bahwa tambahan peralatan operasional dari Pelindo mampu mengurangi kepadatan aktivitas di pelabuhan sekaligus mempercepat proses bongkar muat.

"Pada Semester I Tahun 2026, kami memang melihat adanya lonjakan muatan yang berdampak pada semakin padatnya aktivitas lapangan dan antrean kapal. Namun, kehadiran peralatan operasional baru dari Pelindo sangat membantu kelancaran di area depo maupun saat bongkar muat. Dampaknya sangat terasa, port stay time yang sebelumnya sekitar 55 jam kini turun menjadi 47 jam. Proses pelayanan menjadi jauh lebih cepat, aman, dan efisien," jelas Tony.

Pelindo menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari kolaborasi antara operator terminal, perusahaan pelayaran, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kelancaran rantai pasok di Papua Selatan.

Ke depan, PT Pelindo Terminal Petikemas akan terus memperkuat pelayanan melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia, modernisasi infrastruktur, serta pengembangan fasilitas operasional. Langkah ini diharapkan mampu mempertahankan tren pertumbuhan positif sekaligus memperkuat peran TPK Merauke sebagai gerbang logistik utama di wilayah Papua Selatan.

Editor : Arif Ardliyanto

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut