Kiai Ma’ruf Amin Bicara Muktamar NU di Jombang, Singgung Politik Uang dan Akhlak Ulama
Sebelum berziarah ke makam KH Abdul Wahab Chasbullah, Kiai Ma’ruf Amin terlebih dahulu bersilaturahmi dengan sejumlah kiai sepuh NU di Pondok Pesantren Lirboyo, Jawa Timur, Rabu siang.
Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah ulama, di antaranya KH Anwar Manshur, KH Abdullah Kafabihi Mahrus, KH 'Athoillah Sholahuddin Anwar, KH Mu’adz Thohir, KH Abdullah Ubab Maimoen, dan KH Muhibbul Aman Aly.
Dalam pertemuan itu, Kiai Ma’ruf bersama para kiai sepuh menekankan pentingnya memberikan ruang kepada peserta Muktamar ke-35 NU untuk menentukan pilihan secara berdaulat.
Pesan tersebut juga menyentuh posisi pemerintah agar tidak mengintervensi pilihan peserta dalam menentukan arah kepemimpinan NU ke depan.
Kiai Ma’ruf kemudian mengingatkan panitia agar seluruh tahapan muktamar dikawal dengan baik. Menurutnya, suasana kondusif menjadi salah satu kunci agar proses pengambilan keputusan berjalan tanpa konflik.
"Kepada para pelaksana, para panitia supaya menjaga supaya Muktamar ini berjalan dengan kondusif. Jangan terjadi apa-apa dan supaya berjalan secara demokratis dan jujur sesuai dengan akhlak NU," ujarnya.
Muktamar ke-35 NU sendiri dijadwalkan berlangsung pada 27-31 Agustus 2026 di Tambakberas, Jombang. Forum tersebut menjadi perhatian besar warga Nahdliyin karena akan menentukan kepemimpinan dan arah organisasi untuk periode berikutnya.
Editor : Arif Ardliyanto