Bukan Cuma Soal Sepak Bola, Ini Sebenarnya yang Bikin Matheus Lagoa Yakin Gabung Persebaya
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Perjalanan Matheus Vinicius da Silva, atau yang lebih dikenal sebagai Matheus Lagoa, memasuki babak baru. Setelah bertahun-tahun berkarier di kompetisi Brasil, pemain berusia 30 tahun itu akhirnya meninggalkan negaranya untuk pertama kali dan memilih Persebaya Surabaya sebagai klub luar negeri pertamanya.
Lagoa kini menjadi bagian dari skuad Green Force untuk menghadapi Super League 2026/2027. Kedatangannya sekaligus melengkapi kuota pemain asing Persebaya menjadi 11 pemain.
Bagi Lagoa, keputusan bergabung dengan Persebaya bukan semata-mata soal kesempatan bermain di luar negeri. Ada sejarah klub dan atmosfer suporter yang membuatnya semakin yakin mengambil langkah tersebut.
Ia mengaku sudah mencari tahu lebih jauh tentang Persebaya sebelum berangkat ke Surabaya. Salah satu hal yang menarik perhatiannya adalah besarnya dukungan Bonek dan Bonita terhadap klub kebanggaan Kota Pahlawan tersebut.
“Saya sangat senang bisa mengenakan seragam Persebaya. Saya tahu klub ini memiliki sejarah yang panjang dan struktur yang sangat baik,” ujar Lagoa, Kamis (3/9).
Lagoa tidak datang dengan pengetahuan kosong. Sebelum meninggalkan Brasil, ia mencoba memahami klub yang akan menjadi rumah barunya.
Sejarah Persebaya serta fanatisme Bonek dan Bonita menjadi bagian yang ia pelajari. Bagi Lagoa, dukungan suporter merupakan salah satu gambaran besarnya sebuah klub sepak bola.
“Sebelum datang, saya juga berusaha mempelajari sejarah Persebaya dan melihat bagaimana besarnya klub ini. Itu menjadi salah satu alasan yang membuat saya yakin untuk bergabung,” katanya.
Keputusan tersebut sekaligus menandai pengalaman baru dalam karier profesionalnya. Persebaya merupakan klub pertama yang diperkuat Lagoa di luar Brasil.
Selama berkarier di Negeri Samba, Lagoa memperkuat sejumlah klub. Salah satu yang terakhir adalah Anapolis FC yang tampil di Brasileirao Serie C.
Bersama klub tersebut, ia mencatatkan 19 gol dari 80 pertandingan dalam dua musim.
Kini, pengalaman di kompetisi Brasil akan menjadi modal Lagoa menghadapi sepak bola Indonesia yang memiliki karakter berbeda.
“Bagi saya, ini juga merupakan kesempatan baru untuk berkarier di luar negeri. Apalagi, Persebaya memiliki suporter yang luar biasa besar dan sangat mencintai sepak bola,” jelasnya.
Lagoa juga tidak ingin kedatangannya hanya menjadi pelengkap daftar pemain asing Persebaya. Ia sudah memiliki gambaran mengenai kontribusi yang ingin diberikan di lapangan.
Gol dan assist menjadi bagian dari target pribadinya. Namun, pemain yang dapat beroperasi di sektor kanan tersebut menempatkan kepentingan tim sebagai prioritas.
“Saya berharap bisa membalas kepercayaan dan dukungan tersebut dengan memberikan yang terbaik di lapangan, mencetak gol, memberikan assist, dan membantu tim mencapai target,” imbuhnya.
Secara posisi, Lagoa mempunyai kemampuan bermain di beberapa peran. Ia dapat ditempatkan sebagai winger maupun bek kanan.
Fleksibilitas tersebut membuatnya memiliki peluang untuk memberikan opsi tambahan bagi pelatih, khususnya ketika Persebaya membutuhkan pemain yang mampu bergerak dari sisi kanan.
Kemampuan penetrasi, kecepatan, serta kekuatan dalam duel menjadi sejumlah karakter yang dibawanya dari kompetisi Brasil. Kaki kanan juga menjadi salah satu andalannya ketika membantu membangun serangan.
Namun, Lagoa menyadari bahwa kualitas di lapangan saja belum cukup. Ia ingin membangun kontribusinya melalui kerja keras setiap hari.
“Saya sangat senang berada di Persebaya. Saya ingin menunjukkan dedikasi setiap hari, bekerja untuk tim, dan memberikan kontribusi semaksimal mungkin,” tegasnya.
Perjalanan sepak bola Lagoa dimulai dari akademi Gremio. Setelah itu, ia melanjutkan karier dengan memperkuat sejumlah klub di Brasil.
Puluhan pertandingan yang dijalaninya di kompetisi domestik Brasil menjadi bekal sebelum mengambil keputusan besar untuk mencoba pengalaman baru di luar negeri.
Kini, tantangan tersebut hadir di Indonesia.
Dengan bergabungnya Lagoa, komposisi 11 pemain asing Persebaya untuk musim 2026/2027 telah lengkap. Sang pemain pun mendapat kesempatan untuk membuktikan bahwa keputusannya memilih Bajol Ijo bukan sekadar perpindahan klub, tetapi juga langkah penting dalam perjalanan kariernya.
Di tengah ekspektasi besar terhadap Persebaya, Lagoa memiliki tugas sendiri: beradaptasi secepat mungkin, memahami permainan tim, dan menjawab kepercayaan melalui penampilan di lapangan.
Editor : Arif Ardliyanto