Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Racikan Shin Tae-yong Makin Terlihat, Persija Hajar Arema 3-1 Amankan Posisi Ketiga Piala Presiden
Advertisement . Scroll to see content

Bernardo Tavares Ukir Sejarah, Persebaya Akhiri Penantian Panjang dengan Juara Piala Presiden 2026

Jum'at, 07 Agustus 2026 | 04:51 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Bernardo Tavares Ukir Sejarah, Persebaya Akhiri Penantian Panjang dengan Juara Piala Presiden 2026
Bernardo Tavares sukses mempersembahkan gelar pertama Piala Presiden 2026 untuk Persebaya Surabaya usai menundukkan Persib Bandung lewat adu penalti. Reza Aria tampil sebagai pahlawan. (Foto iNewsSurabaya.id/tangkap layar).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Penantian panjang Persebaya Surabaya akhirnya berakhir manis. Di bawah sentuhan pelatih Bernardo Tavares, Bajul Ijo berhasil mengangkat trofi Piala Presiden 2026 usai menaklukkan Persib Bandung melalui drama adu penalti setelah kedua tim bermain imbang hingga babak perpanjangan waktu.

Gelar ini menjadi pencapaian istimewa bagi Bernardo Tavares. Pelatih asal Portugal tersebut sukses mempersembahkan trofi pertamanya untuk Persebaya sekaligus menjadi modal berharga menyongsong kompetisi Liga 1 musim 2026/2027.

Final berlangsung dalam tensi tinggi sejak peluit awal dibunyikan. Persebaya lebih dulu membuka keunggulan pada menit ke-20 melalui Ramadan Sananta. Berawal dari umpan matang Rachmat Irianto yang membelah lini pertahanan Persib, Sananta dengan tenang menaklukkan penjaga gawang Maung Bandung dan membawa Bajul Ijo unggul 1-0.

Namun keunggulan itu hanya bertahan tiga menit. Persib Bandung merespons cepat melalui situasi sepak pojok. Sundulan Matricardi gagal diantisipasi lini belakang Persebaya maupun penjaga gawang sehingga skor berubah menjadi 1-1.

Setelah gol penyeimbang, duel berlangsung semakin sengit. Kedua tim saling bergantian menciptakan peluang berbahaya. Pertandingan juga berjalan keras dengan total 31 pelanggaran yang memaksa wasit beberapa kali mengeluarkan kartu kuning.

Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir. Babak tambahan 2x15 menit pun tidak mampu memisahkan kedua tim meski sejumlah pergantian pemain dilakukan untuk menambah daya gedor.

Penentuan juara akhirnya harus dilakukan melalui adu penalti. Drama terjadi ketika eksekutor Persib, Barros, gagal menjalankan tugasnya. Di sisi lain, Persebaya juga sempat kehilangan peluang setelah Yuran Fernandes gagal mencetak gol dari titik putih.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut