Bernardo Tavares Ukir Sejarah, Persebaya Akhiri Penantian Panjang dengan Juara Piala Presiden 2026
Momen penentu hadir saat kiper muda Persebaya, Reza Aria, berhasil membaca arah tendangan Hamra. Penyelamatan tersebut memastikan Persebaya keluar sebagai juara sekaligus disambut gegap gempita ribuan Bonek dan Bonita.
Reza mengaku sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari sejarah Persebaya.
"Tentunya sangat senang, penantian panjang akhirnya terbayar. Terima kasih juga buat pelatih, keluarga saya, calon istri saya, serta Bonek dan Bonita," ujar Reza usai pertandingan.
Kiper Bajul Ijo itu mengaku telah mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan adu penalti.
"Saya percaya diri. Alhamdulillah bisa menepis tendangan mereka. Ini baru turnamen pramusim, semoga nanti di Liga kita juga bisa menjadi juara," katanya.
Reza menegaskan keberhasilan di Piala Presiden tidak membuat tim cepat puas. Fokus Persebaya kini langsung beralih ke kompetisi resmi.
"Kita sudah persiapan untuk Liga. Yang paling penting Persebaya bisa terus menang dan kembali menjadi juara," tegasnya.
Sementara itu, pelatih Bernardo Tavares mendedikasikan kemenangan ini kepada seluruh pendukung setia Persebaya yang terus memberikan dukungan sepanjang turnamen.
"Terima kasih kepada Bonek. Semua sudah kami persiapkan untuk menghadapi kompetisi resmi," kata Bernardo Tavares.
Keberhasilan menjuarai Piala Presiden 2026 menjadi sinyal kuat bahwa Persebaya siap menjadi salah satu kandidat utama peraih gelar Liga 1 musim ini. Di bawah kepemimpinan Bernardo Tavares, Bajul Ijo tak hanya mengakhiri penantian trofi, tetapi juga membangun optimisme baru bagi seluruh pendukungnya.
Editor: Arif Ardliyanto