Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tragis! Ibu Muda Tewas Tertabrak Truk di Jombang, Suami dan Anak Kritis Usai Motor Tersenggol
Advertisement . Scroll to see content

Tragis! Petani 70 Tahun di Sampang Tewas Usai Diduga Dipukul Linggis di Dekat Kandang Kambing

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:44 WIB
  • author Diwan Mohammad Zahri
Tragis! Petani 70 Tahun di Sampang Tewas Usai Diduga Dipukul Linggis di Dekat Kandang Kambing
Petani 70 tahun di Sampang, Madura, meninggal dunia setelah diduga dipukul menggunakan linggis. Polisi masih menyelidiki motif dan kronologi kasus tersebut. Foto iNewsSurabaya.id/diwan

SAMPANG, iNewsSurabaya.id – Tragedi menimpa seorang petani lanjut usia di Kabupaten Sampang, Madura. Nimo (70), warga Dusun Nungkesan, Desa Tamberu Daya, Kecamatan Sokobanah, meninggal dunia setelah diduga dianiaya menggunakan linggis saat hendak memberi makan kambing peliharaannya.

Peristiwa yang terjadi pada Rabu (30/9/2026) pagi itu membuat korban mengalami luka serius pada bagian rahang sebelah kiri. Polisi kini masih menyelidiki dugaan penganiayaan yang melibatkan seorang petani berinisial IH, yang juga tinggal di Dusun Nungkesan.

Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo mengatakan, kejadian bermula ketika korban baru selesai minum kopi. Setelah itu, Nimo beranjak menuju kandang kambing untuk memberikan makan kepada hewan ternaknya.

Saat berada di sekitar kandang, korban diduga didatangi oleh IH. Keduanya kemudian terlibat dalam sebuah kejadian yang hingga kini masih didalami polisi.

"Saat berada di lokasi, korban diduga didatangi IH, seorang petani yang juga tinggal di Dusun Nungkesan," kata AKP Eko, Kamis (1/10/2026).

Menurut keterangan awal yang diterima polisi, IH diduga memukul korban menggunakan linggis. Benturan benda tersebut mengenai rahang sebelah kiri hingga membuat korban terjatuh.

Situasi kemudian diketahui oleh anak terduga pelaku berinisial S. Ia disebut berusaha melerai kejadian tersebut.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut