Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Sosok Ini Bongkar Aturan Baru PDIP Surabaya, Kader Main Proyek hingga Minta Imbalan Terancam Dipecat
Advertisement . Scroll to see content

Pesan Megawati Jadi Sorotan di Musran PDIP Surabaya, Kader Diminta Tak Jauh dari Rakyat

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:14 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Pesan Megawati Jadi Sorotan di Musran PDIP Surabaya, Kader Diminta Tak Jauh dari Rakyat
Armudji mengingatkan kader PDIP Surabaya agar aktif turun ke masyarakat. Simak pesan tentang loyalitas, citra partai, dan kerja nyata dalam Musran Dapil 3. (Foto iNewsSurabaya.id/Arif)

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Kedekatan dengan masyarakat menjadi salah satu kunci bagi partai politik untuk menjaga kepercayaan publik. Bukan sekadar hadir dalam kegiatan organisasi, kader dituntut mampu mendengar keluhan warga, memahami persoalan di lingkungan sekitar, hingga memberikan bantuan nyata.

Pesan tersebut mengemuka dalam Musyawarah Ranting (Musran) PDI Perjuangan Surabaya Daerah Pemilihan (Dapil) 3 yang digelar di Hotel Narita, Minggu (11/10/2026). Konsolidasi ini menjadi pengingat bagi kader agar tidak kehilangan hubungan dengan masyarakat yang menjadi basis perjuangan partai.

Ketua DPC PDIP Surabaya yang juga Wakil Wali Kota Surabaya, Armudji atau akrab disapa Cak Ji, menegaskan pengurus ranting memiliki peran strategis karena bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.

Ia meminta kader tidak hanya menjalankan agenda organisasi, tetapi juga aktif mendatangi warga, mendengarkan persoalan mereka, serta membantu mencari jalan keluar atas berbagai kesulitan yang dihadapi.

“Turun ke bawah, kita mendengar, kita melihat, kita membantu. Itulah yang diharapkan oleh Ibu Ketua Umum,” ujar Cak Ji saat membuka Musran PDIP Surabaya Dapil 3.

Menurut Cak Ji, perilaku kader dan pejabat publik yang berasal dari PDIP turut menentukan bagaimana masyarakat menilai partai. Karena itu, setiap tindakan harus mencerminkan kepedulian terhadap kebutuhan warga, termasuk persoalan sosial dan pendidikan.

Ia mengingatkan, kepercayaan masyarakat bisa terpengaruh ketika kader tidak mampu menjaga sikap maupun menjalankan tanggung jawabnya dengan baik.

“Kalau kita berbuat baik, tanggapan pasti baik. Kalau kita berbuat tidak baik, maka akan menjadi cemoohan bagi masyarakat Kota Surabaya. Salah sedikit, yang menjadi taruhan adalah PDI Perjuangan,” tegasnya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut