Sering Pegal Setelah Beraktivitas, Kursi Pijat Jadi Pilihan untuk Relaksasi Tubuh
SURABAYA, iNewsSurabaya.id — Rutinitas padat dan kebiasaan duduk terlalu lama membuat banyak orang mengalami keluhan pegal, bahu kaku, hingga punggung terasa nyeri.
Kondisi ini kerap dianggap sepele, padahal ketegangan otot yang terus berulang dapat mengganggu kenyamanan saat beraktivitas.
Keluhan yang sering disebut masyarakat sebagai saraf pegal perlu dipahami lebih jauh. Rasa pegal umumnya berkaitan dengan ketegangan otot.
Sedangkan gangguan saraf dapat menimbulkan gejala berupa kesemutan, mati rasa, nyeri yang menjalar, hingga kelemahan pada bagian tubuh tertentu.
Di tengah aktivitas sehari-hari yang semakin padat, relaksasi tubuh menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Pijat dapat membantu mengurangi ketegangan otot dan memberikan rasa nyaman.
Sementara kursi pijat menawarkan pilihan praktis untuk membantu merelaksasikan tubuh setelah bekerja.
Penggunaan kursi pijat dengan fitur pijatan otomatis pada area tertentu, seperti punggung, bahu, pinggang, hingga kaki, dapat membantu memberikan sensasi rileks pada otot yang tegang.
Meski demikian, manfaatnya bergantung pada kondisi masing-masing orang dan tidak dapat menggantikan pemeriksaan medis jika terdapat dugaan gangguan saraf.
Area Manager Advance, Aditya Eka Wijaya, mengatakan bahwa merelaksasikan tubuh setelah seharian beraktivitas merupakan hal penting yang perlu diperhatikan masyarakat.
Menurut Aditya, tubuh membutuhkan waktu untuk beristirahat agar rasa lelah dan ketegangan setelah menjalani rutinitas dapat berkurang. Karena itu, masyarakat perlu meluangkan waktu untuk memperhatikan kondisi tubuh di tengah kesibukan sehari-hari.
“Relaksasi menjadi salah satu cara untuk membantu tubuh terasa lebih nyaman setelah menjalani aktivitas yang padat,” ujar Aditya Eka Wijaya di sela-sela event PRJ Grand City Surabaya, Senin (12/10/2026).
Ia menambahkan, kehadiran kursi pijat dapat menjadi salah satu pilihan praktis bagi masyarakat untuk menikmati waktu relaksasi tanpa harus meninggalkan rumah. Penggunaan dengan intensitas yang sesuai dan tetap memperhatikan kenyamanan tubuh dapat membantu merilekskan otot setelah menjalani aktivitas yang melelahkan.
Meski demikian, penggunaan kursi pijat tetap perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh. Pijat bukan pengobatan untuk semua gangguan saraf. Apabila pegal disertai kesemutan berkepanjangan, nyeri yang menjalar, mati rasa, atau kelemahan anggota tubuh, pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.
Melalui kebiasaan menjaga postur tubuh, melakukan peregangan, beristirahat cukup, dan meluangkan waktu untuk relaksasi, masyarakat diharapkan semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan tubuh di tengah kesibukan sehari-hari.
Editor: Arif Ardliyanto