Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : 1.945 Anak Penyu Dilepas di Banyuwangi, Terungkap 4 Spesies yang Bertelur di Alas Purwo
Advertisement . Scroll to see content

Geger! Banteng Jawa Ditemukan Dimutilasi di Alas Purwo Banyuwangi, Terdengar Suara Tembakan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:57 WIB
  • author Siswanto
Geger! Banteng Jawa Ditemukan Dimutilasi di Alas Purwo Banyuwangi, Terdengar Suara Tembakan
Banteng Jawa ditemukan mati dalam kondisi dikuliti di Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi. Petugas mendengar suara tembakan, polisi menyelidiki dugaan perburuan liar. Foto iNewsSurabaya.id/siswanto

BANYUWANGI, iNewsSurabaya.id – Dugaan perburuan satwa dilindungi kembali mencoreng kawasan konservasi Taman Nasional Alas Purwo (TNAP), Banyuwangi, Jawa Timur. Seekor banteng Jawa (Bos javanicus) ditemukan mati dalam kondisi telah dikuliti dan dipotong menjadi beberapa bagian. Daging satwa langka tersebut diduga telah diambil oleh pemburu.

Temuan mengerikan ini terungkap pada Rabu (14/10/2026) setelah petugas mendengar suara tembakan senjata api berulang kali di kawasan hutan konservasi yang berada di Kecamatan Tegaldlimo, Kabupaten Banyuwangi.

Polhut Ahli Madya, Sucipto, mengatakan petugas Resort Rowobendo awalnya mendengar tiga kali suara tembakan. Suara tersebut memicu kecurigaan petugas sehingga mereka segera berkumpul untuk menelusuri sumbernya.

“Setelah mendengar suara tersebut, petugas lainnya berkumpul untuk melakukan penelusuran guna memastikan sumber tembakan,” katanya.

Penyisiran kemudian dilakukan sekitar pukul 09.30 WIB. Dalam proses pencarian, petugas kembali mendengar suara tembakan satu kali. Tim selanjutnya melakukan pengamatan sambil memantau perkembangan situasi di sekitar lokasi.

Sekitar 30 menit kemudian, suara tembakan kembali terdengar. Kondisi tersebut semakin memperkuat kecurigaan petugas mengenai kemungkinan adanya aktivitas perburuan liar di dalam kawasan Taman Nasional Alas Purwo.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut