Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kisah Pilu Bayi Alena, Meninggal di Usia 28 Hari Usai Diduga Diberi Telur Mentah
Advertisement . Scroll to see content

Korban Tewas Karhutla Bromo Bertambah Jadi Empat Orang, Dua Korban Luka Bakar Dirujuk ke Surabaya

Jum'at, 16 Oktober 2026 | 06:20 WIB
  • author Lukman Hakim
Korban Tewas Karhutla Bromo Bertambah Jadi Empat Orang, Dua Korban Luka Bakar Dirujuk ke Surabaya
Ilustrasi Karhutla Bromo. (Foto : istimewa).

PROBOLINGGO, iNewsSurabaya.id – Jumlah korban meninggal dunia akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, bertambah menjadi empat orang. 

Salah satu anggota tim gabungan yang terlibat dalam pemadaman kebakaran, Hendra Rony Wagiyanata meninggal dunia setelah mengalami luka bakar. Sebelumnya, korban mendapatkan perawatan medis di RSUD Tongas sebelum kondisinya memburuk.

Dugaan sementara, para korban terjebak api ketika berupaya memadamkan kebakaran dengan peralatan manual. Namun, penyebab pasti insiden yang menewaskan tiga orang tersebut masih dalam penyelidikan petugas.

“Benar mas. Ada satu korban lagi yang meninggal dunia. Sedangkan dua korban lagi yang mengalami luka bakar telah dirujuk dari RSUD Tongas ke RSUD Dr. Soetomo,” kata Kabid Humas Polda Jawa Timur (Jatim) , Kombes Pol Jules Abraham Abast, Jumat (16/10/2026).

Sementara itu, tiga korban yang meninggal di lokasi kejadian yakni Sukaris, Wisnu Yuda Pratama dan Sefriel Ardiansyah, diketahui bekerja di hotel Artotel Bromo. Selain empat korban meninggal dunia, dua korban lainnya, yakni Munawi dan Suraji, mengalami luka bakar serius. Keduanya dirujuk ke RSUD Dr Soetomo Surabaya untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris mengatakan Pemerintah Kabupaten Probolinggo akan menanggung biaya pengobatan korban yang masih menjalani perawatan. Pemkab juga akan berkoordinasi dengan pihak TNBTS untuk memastikan penanganan korban.

“Mudah-mudahan kedua relawan tersebut dapat ditangani dengan baik dan kondisinya bisa membaik,” tuturnya.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim, Satriyo Nurseno menyebutkan, kebakaran terjadi sekitar pukul 14.00 WIB di kawasan Bukit Kembang, Desa Pucuk Sari, Kecamatan Lumbang.

Angin kencang membuat api cepat meluas. Saat proses pemadaman berlangsung, enam orang dilaporkan terjebak kobaran api. BPBD Provinsi Jatim melaporkan, upaya pemadaman secara manual dilakukan personel TNBTS, Manggala Agni, dan pegawai Artotel. “Kondisi angin kencang menjadi kendala karena mempercepat penyebaran api,” katanya.

 

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut