LPG 3 Kg Mulai Masuk Koperasi Merah Putih di Blitar, Ini Daftar Gerainya
BLITAR, iNewsSurabaya.id – Akses masyarakat terhadap LPG 3 kilogram mulai diperluas melalui gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Timur. Di Kota Blitar, lima gerai koperasi telah mendapatkan dukungan pasokan gas bersubsidi untuk membantu memenuhi kebutuhan energi warga di sekitarnya.
Penyaluran LPG 3 kg melalui koperasi tersebut mendapat dukungan dari Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus. Selain Blitar, skema serupa juga berjalan di Kabupaten Bojonegoro dengan melibatkan empat gerai KDKMP.
Kehadiran LPG bersubsidi di gerai koperasi diharapkan membuat masyarakat lebih mudah menjangkau kebutuhan energi rumah tangga. Koperasi juga didorong menjadi salah satu titik layanan ekonomi yang dekat dengan kehidupan warga di tingkat desa maupun kelurahan.
Lima gerai KDKMP di Kota Blitar yang masuk dalam peninjauan yakni Kelurahan Ngadirejo, Kelurahan Sentul, Kelurahan Tanggung, Kelurahan Bendo, dan Kelurahan Kepanjenlor.
Sementara di Kabupaten Bojonegoro, terdapat empat gerai yang ditinjau, yaitu KDKMP Desa Campurejo, Desa Pacul, Desa Trucuk, dan Desa Banjarsari.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan koperasi dalam menjalankan layanan penyaluran LPG 3 kg. Aspek yang diperiksa meliputi kondisi gerai, sistem operasional, ketersediaan stok, hingga fasilitas gudang penyimpanan.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan kerja sama dengan KDKMP menjadi salah satu langkah untuk memperluas jangkauan layanan energi di tengah masyarakat.
“Melalui kolaborasi dengan KDKMP, kami berharap akses masyarakat terhadap LPG 3 kg dapat semakin dekat dan mudah dijangkau,” kata Ahad.
Ia menambahkan, penyediaan LPG di gerai koperasi perlu dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku agar penyalurannya dapat mendukung kebutuhan energi masyarakat sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.
“Kami juga terus mendorong agar penyediaan LPG 3 kg di gerai koperasi berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Selain memantau operasional gerai KDKMP, kegiatan di Blitar dan Bojonegoro juga diisi dengan penyerahan bantuan sosial berupa 500 paket sembako bagi masyarakat di kedua wilayah tersebut.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial melalui kolaborasi antara pemerintah dan Pertamina. Namun, keberlanjutan layanan koperasi tetap membutuhkan kesiapan operasional serta kepastian ketersediaan LPG agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
Peninjauan di Blitar turut dihadiri Direktur Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Primer Kementerian Kesehatan RI, dr. Elvieda Sariwati, M.Epid., Direktur Produksi dan Distribusi Farmasi, Dita Novianti S.A., S.Si., Apt., MM., jajaran Pemerintah Kota Blitar, serta perwakilan Pertamina Patra Niaga.
Adapun rombongan yang meninjau gerai di Bojonegoro melibatkan perwakilan Kementerian PAN-RB, pemerintah daerah setempat, serta jajaran Pertamina Patra Niaga.
Melalui pengembangan jaringan gerai KDKMP, penyaluran LPG 3 kg diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat. Meski demikian, pelaksanaannya tetap harus mengikuti aturan distribusi LPG bersubsidi agar pasokan dapat dimanfaatkan oleh kelompok masyarakat yang berhak.
Perluasan akses ini sekaligus menempatkan koperasi desa dan kelurahan sebagai salah satu alternatif titik layanan kebutuhan pokok, dengan ketersediaan stok dan kepatuhan terhadap ketentuan distribusi menjadi faktor penting dalam operasionalnya.
Editor: Arif Ardliyanto