Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dari Efisiensi Energi hingga Pengelolaan Limbah, Perusahaan Ini Berhasil Dapat Penghargaan Penting
Advertisement . Scroll to see content

Pantai Tuban Terancam Abrasi, 500 Mangrove Ditanam untuk Perkuat Benteng Pesisir di Panduri

Jum'at, 31 Juli 2026 | 14:41 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Pantai Tuban Terancam Abrasi, 500 Mangrove Ditanam untuk Perkuat Benteng Pesisir di Panduri
Pantai Panduri Tuban menjadi lokasi penanaman 500 bibit mangrove dan tanaman pantai dalam Festival Mangrove Jatim ke-10 sebagai upaya mengurangi abrasi serta memulihkan ekosistem pesisir. Foto iNewsSurabaya.id/ist

TUBAN, iNewsSurabaya.id – Ancaman abrasi yang terus menggerus kawasan pesisir utara Jawa Timur menjadi perhatian serius. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui penanaman ratusan bibit mangrove dan vegetasi pantai di Pantai Panduri, Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, dalam rangka peringatan Hari Mangrove Sedunia.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Festival Mangrove Jawa Timur ke-10 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Kehutanan. Festival ini tidak hanya berfokus pada pelestarian lingkungan, tetapi juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan kawasan pesisir.

Sebanyak 500 bibit tanaman asosiasi mangrove jenis cemara udang (Casuarina equisetifolia) ditanam bersama oleh pemerintah, masyarakat, dan sejumlah pemangku kepentingan. Penanaman vegetasi pantai tersebut diharapkan mampu memperkuat perlindungan garis pantai dari ancaman abrasi sekaligus membantu memulihkan ekosistem pesisir.

Pantai Panduri dipilih sebagai lokasi festival karena dinilai berhasil menunjukkan perkembangan dalam pengelolaan kawasan pesisir. Sejak 2023, kawasan tersebut mengalami berbagai penataan, mulai dari pembangunan pengaman abrasi (sea wall), pengembangan fasilitas pendukung, hingga pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan dan penguatan sektor wisata berbasis konservasi.

Berbagai upaya tersebut mendorong Pantai Panduri berkembang menjadi kawasan ekowisata yang tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Selain penanaman vegetasi pantai, Festival Mangrove Jawa Timur ke-10 juga diisi dengan pelepasliaran 100 ekor burung air sebagai bagian dari upaya menjaga keanekaragaman hayati. Masyarakat pesisir juga mendapatkan layanan pengobatan gratis yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial dalam festival tersebut.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menjaga kelestarian kawasan pesisir.

"Festival Mangrove Jawa Timur ke-10 ini menjadi bukti nyata bahwa penyelamatan lingkungan dapat berjalan selaras dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kami sangat mengapresiasi kontribusi Fuel Terminal Tuban yang sejak tahun 2023 telah membina Pantai Panduri secara konsisten. Sinergi seperti inilah yang dibutuhkan untuk mempercepat perluasan kawasan hijau di pesisir utara Jawa Timur demi mewujudkan ketahanan ekologi dan masa depan generasi mendatang," ujarnya.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut