Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : LPG 3 Kg Mulai Masuk Koperasi Merah Putih di Blitar, Ini Daftar Gerainya
Advertisement . Scroll to see content

Warga Bali Masih Antre BBM, Dua Kapal Bawa 20 Juta Liter Pertalite

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:52 WIB
  • author Arif Ardliyanto
Warga Bali Masih Antre BBM, Dua Kapal Bawa 20 Juta Liter Pertalite
Antrean BBM di Bali masih terjadi. Pertamina mendatangkan 20 juta liter Pertalite, meningkatkan layanan PDS, dan menyiapkan 66 SPBU beroperasi 24 jam. Foto iNewsSurabaya.id/ist

DENPASAR, iNewsSurabaya.id – Antrean panjang kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) masih terjadi di sejumlah SPBU di Bali. Kondisi ini membuat masyarakat harus menghadapi kepadatan saat mengisi bahan bakar, di tengah upaya pemulihan distribusi yang terus dilakukan.

Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menyiapkan sejumlah langkah untuk mempercepat normalisasi layanan BBM. Upaya tersebut meliputi penambahan pasokan Pertalite, peningkatan kapasitas layanan penjualan BBM secara literan, hingga memperpanjang jam operasional SPBU.

Salah satu langkah yang dioptimalkan adalah Pertamina Delivery Service (PDS). Layanan ini menyediakan Pertalite secara literan di sejumlah SPBU yang mengalami kepadatan antrean, khususnya di wilayah Kota Denpasar.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan antrean di sejumlah SPBU mulai menunjukkan penurunan. Meski demikian, pemantauan dan penyesuaian layanan tetap dilakukan berdasarkan kondisi di lapangan.

“Perbaikan kondisi antrean menjadi perkembangan positif bagi kami. Untuk mendukung pemulihan layanan, kami memaksimalkan Pertamina Delivery Service sebagai salah satu alternatif pelayanan bagi pengendara sepeda motor, terutama di titik-titik yang membutuhkan penanganan lebih lanjut,” ujar Ahad.

Melalui layanan PDS, Pertamina menyalurkan sekitar 5.000 liter Pertalite setiap hari di sejumlah SPBU di Kota Denpasar. Mulai Jumat (16/10/2026), kapasitas layanan tersebut ditingkatkan untuk menjangkau lebih banyak konsumen sekaligus membantu mengurangi kepadatan antrean.

Layanan ini ditujukan bagi pengendara sepeda motor dengan batas pembelian maksimal tiga liter per orang. Pembayaran dilakukan secara tunai.

Sejumlah SPBU yang menjadi titik layanan PDS meliputi Teras Ayung, Nangka Utara, Kesiman, Trenggana, Hayam Wuruk, Antasura, Renon, dan Imam Bonjol.

Penentuan lokasi dan kapasitas pelayanan akan terus dievaluasi dengan mempertimbangkan tingkat kepadatan antrean serta kebutuhan masyarakat di setiap titik.

Dua Kapal Bawa 20 Juta Liter Pertalite ke Bali

Selain memperluas layanan di SPBU, Pertamina memperkuat pasokan BBM melalui jalur laut. Pada Jumat (16/10/2026), dua kapal pengangkut BBM bersandar di terminal bahan bakar di Bali dengan membawa total 20 juta liter Pertalite.

Kapal MT Pangkalan Brandan tiba di Integrated Terminal (IT) Manggis dengan muatan 16 juta liter Pertalite. Sementara itu, MT Asian Rigel bersandar di Fuel Terminal (FT) Sanggaran dengan membawa tambahan 4 juta liter BBM jenis yang sama.

Tambahan pasokan tersebut disiapkan untuk mendukung ketersediaan Pertalite dan memperkuat distribusi ke SPBU yang membutuhkan pengisian ulang stok.

Pertamina juga mengoperasikan IT Manggis dan FT Sanggaran selama 24 jam. Proses distribusi didukung 108 armada mobil tangki serta 465 awak mobil tangki untuk mempercepat penyaluran dari terminal menuju SPBU.

Pemantauan stok dilakukan secara berkelanjutan agar distribusi dapat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Aspek keselamatan tetap menjadi perhatian dalam setiap proses penyaluran.

Sebanyak 66 SPBU Disiapkan Buka 24 Jam

Untuk memperluas akses masyarakat mendapatkan BBM, sebanyak 66 SPBU di Kota Denpasar dan Kabupaten Badung disiapkan beroperasi selama 24 jam.

Jumlah tersebut terdiri atas 42 SPBU di Denpasar dan 24 SPBU di Badung. Perpanjangan jam operasional diharapkan memberikan lebih banyak pilihan waktu bagi masyarakat untuk mengisi bahan bakar dan membantu mengurai penumpukan kendaraan pada jam-jam tertentu.

Pertamina Patra Niaga juga memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, kepolisian, serta pemangku kepentingan lainnya untuk mendukung kelancaran operasional SPBU dan menjaga situasi tetap kondusif.

Ahad mengatakan berbagai langkah tersebut terus dijalankan untuk mempercepat pemulihan layanan BBM di Bali. Pertamina juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi selama antrean berlangsung.

“Kami terus mengupayakan pemulihan layanan melalui penguatan pasokan dan optimalisasi berbagai jalur pelayanan. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat dan mengapresiasi dukungan seluruh pihak,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat tetap tenang, membeli BBM sesuai kebutuhan, serta mengikuti perkembangan informasi melalui kanal resmi Pertamina.

Penambahan pasokan, penguatan armada distribusi, dan optimalisasi jam operasional SPBU menjadi bagian dari upaya untuk menjaga ketersediaan BBM sekaligus mengurangi antrean yang masih dikeluhkan masyarakat di Bali.

Editor: Arif Ardliyanto

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut