Nongkrong Ala Gen Z Makin Minimalis, Gerai Kopi di Surabaya Tawarkan Konsep Duduk Tak Biasa
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Tren nongkrong anak muda terus berubah. Jika sebelumnya kedai kopi identik dengan sofa nyaman dan meja besar untuk berlama-lama, kini konsep ruang yang ringkas, minimalis, dan menarik secara visual mulai menjadi alternatif. Pengalaman menikmati kopi tidak lagi hanya soal tempat duduk, tetapi juga desain ruang dan suasana yang ditawarkan.
Gambaran tren tersebut terlihat di gerai % Arabica yang hadir di Pakuwon Mall Surabaya sejak 24 Oktober 2026. Gerai ini mengusung konsep kiosk dengan ruang kompak dan desain modern, menghadirkan pendekatan berbeda terhadap kebiasaan menikmati kopi di pusat perbelanjaan.
Salah satu hal yang mencuri perhatian adalah penataan tempat duduk yang dibuat sederhana, dengan meja kecil yang hanya cukup untuk meletakkan minuman. Konsep tersebut memberi kesan praktis sekaligus menghadirkan tampilan yang khas di tengah ramainya aktivitas mal.
Bagi generasi Z atau Gen Z, desain tempat nongkrong menjadi salah satu aspek yang menarik untuk diperhatikan. Ruang yang minimalis dan memiliki karakter visual kuat dapat menjadi bagian dari pengalaman menikmati kopi, selain rasa minuman dan kesempatan bertemu teman.
Astrid Kusumadewi, Chief Strategy Officer ATERIA Group, mengatakan kehadiran gerai di Surabaya menjadi bagian penting dari perjalanan ekspansi % Arabica di Indonesia. Menurut dia, konsep yang dibawa tidak sebatas menyajikan kopi, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang dapat menyatu dengan keseharian masyarakat.
“Surabaya menjadi langkah penting dalam perjalanan ekspansi % Arabica di Indonesia. Melalui kehadiran kami di Pakuwon Mall Surabaya, kami ingin membawa filosofi See the World Through Coffee lebih dekat kepada masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari keseharian dan budaya kopi di kota ini,” ujar Astrid.
Ia berharap gerai tersebut dapat menjadi ruang bagi pengunjung untuk menikmati kopi, bertemu, dan membangun koneksi. Pendekatan ini memperlihatkan bagaimana bisnis kopi berupaya menyesuaikan pengalaman konsumsi dengan dinamika gaya hidup masyarakat perkotaan.
Dari sisi arsitektur, % Arabica Pakuwon Mall Surabaya menggabungkan material bernuansa hangat, elemen putih, serta bentuk desain yang minimalis. Jendela berbentuk lingkaran menjadi salah satu ciri visual yang menonjol.
Desain modular gerai ini dikembangkan bersama studio desain asal Austria, Precht. Meski memiliki ruang terbatas, tata letaknya dirancang agar pengunjung dapat melihat langsung proses persiapan kopi.
Konsep tersebut menghadirkan pengalaman yang berbeda dari kedai kopi dengan area duduk luas. Ruang yang ringkas membuat aktivitas meracik minuman dan interaksi di sekitar gerai menjadi bagian dari daya tarik visual.
Lokasinya di dalam Pakuwon Mall juga menempatkan gerai ini di tengah aktivitas belanja dan rekreasi. Pengunjung dapat mampir untuk membeli kopi sebelum melanjutkan kegiatan, menikmati jeda di sela kesibukan, atau bertemu teman.
Menu yang tersedia mencakup kopi klasik, biji kopi single origin, serta minuman seperti Spanish Latte dan Kyoto Latte. Ada pula Summer Americano yang memadukan espresso dengan sentuhan citrus untuk menghasilkan rasa yang lebih segar.
Minuman dapat disajikan hangat maupun dingin sesuai selera. Selain kopi berkafein, tersedia pilihan kopi tanpa kafein, alternatif susu, minuman non-kopi, serta soft cream rasa kopi.
Kehadiran gerai ini memperlihatkan bahwa perkembangan bisnis kopi tidak hanya berkaitan dengan ragam menu. Desain ruang, kemudahan akses, dan cara konsumen menikmati minuman turut menjadi bagian dari konsep yang ditawarkan.
Di tengah persaingan kedai kopi di Surabaya, pendekatan minimalis menjadi salah satu cara menghadirkan pengalaman berbeda. Bagi konsumen muda, tempat nongkrong kini dapat hadir dalam bentuk yang lebih ringkas, tanpa harus mengandalkan ruang luas untuk membangun karakter sebuah gerai.
Editor: Arif Ardliyanto