Kebakaran di Kampung Nelayan Sidoarjo, Dua Rumah Tak Tersisa Dilalap Api
SIDOARJO, iNewsSurabaya.id – Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Desa Bluru Kidul, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Senin pagi. Dua unit rumah warga dan sebuah gudang barang bekas ludes dilalap api. Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik.
Peristiwa tersebut sempat membuat warga kampung nelayan Bluru Kidul panik. Kobaran api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya karena banyaknya tumpukan barang bekas yang mudah terbakar.
Salah seorang warga, Rofiq, mengungkapkan kebakaran awalnya muncul dari sebuah kotak lemari es bekas. Benda tersebut diduga mengalami korsleting listrik hingga menimbulkan ledakan dan memicu api.
"Ya awalnya kotak lemari es yang terbakar, Pak," ujar Rofiq saat menceritakan awal kejadian.
Api kemudian menyambar tumpukan barang elektronik bekas, seperti pendingin ruangan (AC) dan televisi. Banyaknya material yang mudah terbakar membuat kobaran api semakin cepat membesar hingga menjalar ke dua rumah warga yang berada tidak jauh dari gudang tersebut.
Mendapat laporan kebakaran, jajaran Polsek Sidoarjo Kota bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo langsung mendatangi lokasi. Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api.
Namun, proses pemadaman tidak berjalan mudah. Petugas menghadapi kendala karena posisi bangunan yang terbakar berada di area permukiman padat dan tidak dapat dijangkau langsung oleh kendaraan pemadam kebakaran.
Petugas akhirnya harus menggunakan selang air berukuran panjang untuk menjangkau titik api. Setelah berjibaku selama kurang lebih satu jam, kobaran api berhasil dipadamkan dan tidak lagi mengancam bangunan di sekitarnya.
Seluruh barang yang berada di dalam gudang maupun rumah yang terbakar tidak berhasil diselamatkan. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Kapolsek Sidoarjo Kota Kompol Hery Setyo Susanto mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Dugaan korsleting listrik yang memicu munculnya api masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.
"Dibantu masyarakat, kami masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran. Sementara saat ini seluruh area yang terbakar sudah dinyatakan aman dari api," tegas Kompol Hery.
Polisi kini menangani kasus kebakaran yang menghanguskan dua rumah dan satu gudang barang bekas tersebut. Sementara itu, kondisi lokasi kejadian telah dinyatakan aman setelah petugas memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Editor: Arif Ardliyanto