Bonek dan Bonita Bakal Saksikan Duel Persebaya Vs Tim Australia, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Persebaya Surabaya bakal menjalani ujian internasional saat menjamu Western Australia Football Team dalam laga International Friendly Game di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (15/11/2026). Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Bajul Ijo untuk menguji kekuatan skuad sekaligus memberi panggung kepada pemain yang selama ini belum banyak mendapat menit bermain.
Duel Persebaya kontra tim pilihan Australia tersebut digelar ketika kompetisi Super League 2026/2027 memasuki jeda FIFA Matchday. Momentum ini dimanfaatkan pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, untuk mengevaluasi kemampuan pemain di luar pertandingan reguler liga.
Bernardo menilai laga persahabatan internasional ini memiliki arti penting, terutama bagi pemain yang kesulitan menembus susunan utama. Dia ingin memberikan kesempatan kepada pemain yang jarang tampil, pemain yang baru pulih dari cedera, hingga talenta muda yang sedang berusaha mendapatkan kepercayaan di tim senior.
“Bagi saya, pertandingan melawan Football West adalah kesempatan yang baik bagi pemain-pemain yang belum mendapatkan banyak kesempatan saat liga, pemain yang kembali dari cedera, maupun pemain muda yang sedang berjuang mendapatkan menit bermain di tim utama. Itulah yang menjadi target kami,” ujar Bernardo.
Pernyataan tersebut membuka peluang bagi sejumlah pemain Persebaya untuk menunjukkan kualitasnya. Mereka tidak hanya dituntut memperlihatkan kemampuan individu, tetapi juga membuktikan kesiapan bersaing memperebutkan tempat di skuad utama.
Pertandingan ini juga menghadirkan cerita menarik dengan kembalinya Aryn Williams ke Surabaya. Pemain yang pernah memperkuat Persebaya pada 2019 dan 2020 tersebut kini menjadi bagian dari rombongan Western Australia Football Team.
Aryn mengaku antusias bisa kembali ke Kota Pahlawan. Kali ini, dia datang bukan untuk membela Bajul Ijo, melainkan menghadapi mantan klub yang pernah menjadi bagian dari perjalanan kariernya.
“Tentu senang bisa kembali ke Surabaya dan bertanding melawan Persebaya,” kata Aryn.
Kehadiran Aryn diperkirakan menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi pertandingan tersebut. Suporter Persebaya berkesempatan kembali melihat mantan pemainnya, meski kali ini berada di kubu lawan.
Duel internasional ini sekaligus menjadi bagian dari kelanjutan kemitraan Persebaya dengan Football West, federasi sepak bola negara bagian Western Australia, yang telah terjalin sejak 2018.
Kerja sama tersebut sebelumnya diwujudkan melalui agenda kunjungan dan kegiatan sepak bola antarkedua pihak. Pada Juli 2025, Persebaya lebih dahulu melakukan pemusatan latihan sekaligus menjalani pertandingan uji coba di Perth, Australia.
Kini, giliran tim dari Western Australia yang datang ke Surabaya untuk menghadapi Bajul Ijo di hadapan pendukungnya sendiri.
Western Australia Football Team akan diperkuat pemain-pemain pilihan dari kompetisi National Premier League di negara bagian Western Australia. Komposisi tersebut membuat pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Persebaya untuk mengukur kemampuan menghadapi pemain-pemain terbaik dari kompetisi regional Australia.
Bagi Bernardo Tavares, laga ini bukan sekadar pertandingan persahabatan. Kesempatan bermain yang diberikan kepada pemain muda, pemain yang baru pulih dari cedera, serta mereka yang minim menit tampil bisa menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan di Super League 2026/2027.
Sementara bagi Bonek dan Bonita, pertandingan di Stadion GBT tersebut menjadi kesempatan menyaksikan Persebaya dalam atmosfer pertandingan internasional sekaligus melihat calon kekuatan baru Bajul Ijo.
Editor: Arif Ardliyanto