SURABAYA, iNewsSurabaya.id - Menurut keyakinan umat Islam, salah satu tanda akhir zaman yang mengguncangkan adalah penghancuran Ka'bah, situs suci utama umat Islam di Masjidil Haram, Mekkah. Namun, penghancuran ini tidak sekadar terjadi secara tiba-tiba; ada prediksi bahwa akan ada seseorang yang dengan sengaja merusaknya. Sebelum peristiwa tragis ini terjadi, sejumlah tanda-tanda kiamat diyakini telah muncul.
Dalam hadist yang disampaikan oleh Rasulullah SAW, disebutkan bahwa Ka'bah akan dihancurkan oleh seseorang dari Habasyah yang dikenal sebagai Dzus Suwaiqatain. Rasulullah SAW juga meramalkan bahwa peristiwa ini akan terjadi setelah masa Islam sudah usang, Al-Qur'an tidak lagi dihafal, dan Masjidil Haram tidak lagi digunakan untuk ibadah haji.
Abdullah ibn Amr ibn 'Ash melaporkan ucapan Rasulullah SAW, "Biarkanlah bangsa Habasyah selama mereka membiarkan kalian. Sesungguhnya tidak ada yang akan mengeluarkan harta Ka'bah kecuali Dzus Suwaiqatain dari Habasyah." Ucapan ini dikuatkan oleh Abdullah ibn Abbas RA yang meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Seolah-olah aku melihatnya, seorang berkulit hitam dengan betisnya berjauhan. Ia merobohkan Ka'bah batu demi batu."
Penggambaran lain tentang penghancuran Ka'bah diuraikan oleh Abdullah ibn Amr RA yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW menyampaikan, "Ka'bah akan dihancurkan oleh Dzus Suwaiqatain dari Habasyah. Ia akan mengambil perhiasan-perhiasan Ka'bah dan menurunkan kiswahnya. Seakan aku melihatnya, ia seorang yang botak dan pincang, dan menghantam Ka'bah dengan sekop dan linggisnya."
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
