Inovasi Kuliner: Pay Kedelai dengan Sentuhan Unik
Meisya Laela Paramita, salah satu peserta pameran, mengaku senang bisa menampilkan hasil karyanya dalam acara ini.
"Pameran ini menjadi motivasi bagi kami untuk menciptakan produk berkualitas. Ini adalah bagian dari ujian praktik kelas 12, di mana kami menggabungkan 14 mata pelajaran menjadi satu proyek," jelas Meisya.
SMA IPIEMS Surabaya gelar pameran karya siswa dengan inovasi produk kreatif berbasis P5, mengasah kreativitas dan jiwa wirausaha sejak dini. Foto iNEWSSURABAYA/arif
Bersama timnya, Meisya menghadirkan inovasi kuliner berupa Pay Kedelai yang berbeda dari biasanya. Jika umumnya pay memiliki cita rasa manis dan gurih, mereka menciptakan varian baru dengan tambahan pangsit, sosis, choco chip, serta cabai keriting.
"Kami sepakat untuk membuat inovasi dengan bahan dasar kedelai dan berbagai tambahan unik agar lebih menarik. Prosesnya memakan waktu sekitar enam bulan, mulai dari riset hingga produksi," ungkap Desvita Ananda Rizal, anggota tim Meisya.
Dengan banyaknya inovasi yang dihasilkan, para siswa berharap program pameran ini dapat terus berlanjut.
"Semoga sekolah terus mendukung program ini karena manfaatnya sangat besar bagi kami. Selain mengasah kreativitas, kami juga belajar cara memasarkan produk," harap Desvita.
Melalui pameran ini, SMA IPIEMS Surabaya tidak hanya membentuk siswa yang kreatif, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan wirausaha yang dapat diterapkan di dunia nyata.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait