Akreditasi Unggul ini bukan sekadar pengakuan administratif, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi mahasiswa dan alumni. Peluang beasiswa, program pertukaran pelajar, dan kerja sama internasional pun semakin terbuka.
Lebih lanjut, pencapaian ini juga semakin mendekatkan IIK Bhakti Wiyata pada pembukaan Fakultas Kedokteran Umum.
Sebagai bagian dari visi jangka panjang untuk menjadi institusi ilmu kesehatan terkemuka di kawasan ASEAN pada tahun 2030, IIK Bhakti Wiyata terus berinvestasi dalam pengembangan infrastruktur.
Salah satu wujudnya adalah pembangunan Gedung Cipto Utomo, yang pada Selasa (17/6) lalu mencapai tahap topping off empat lantai pertama dari total 14 lantai yang direncanakan.
Gedung ini, yang dinamai berdasarkan nama ayah pendiri Yayasan Bhakti Wiyata, diharapkan menjadi ikon baru pendidikan modern di Kota Kediri.
Gedung Cipto Utomo merupakan bagian integral dari Master Plan Pengembangan Kampus IIK Bhakti Wiyata 2030, yang mencakup ekspansi fisik, modernisasi fasilitas, dan penguatan aspek akademik serta kolaborasi global.
Dengan fasilitas modern di gedung ini, mahasiswa akan mendapatkan akses yang lebih baik terhadap pembelajaran berbasis teknologi dan pengembangan soft skill.
Dengan Akreditasi Unggul dan pembangunan Gedung Cipto Utomo, IIK Bhakti Wiyata menegaskan komitmennya untuk mencetak tenaga kesehatan profesional yang berkualitas dan adaptif di era global, sejalan dengan visinya "Bhakti untuk Negeri, Bhakta Mendunia."
Editor : Ali Masduki
Artikel Terkait
