Pemugaran rumah tak layak ini tak berdiri sendiri. Pemerintah Provinsi Jatim, kabupaten/kota, serta struktur kewilayahan dari kecamatan hingga RT turut mendukung secara aktif. Sinergi ini sejalan dengan program Nawa Bhakti Satya, yakni sembilan prioritas pembangunan yang dicanangkan Pemprov Jatim.
“Kami ingin anak-anak muda ini tidak hanya paham teori kepramukaan, tapi betul-betul hadir dan bermanfaat di tengah masyarakat,” lanjut Arum.
Tujuan utama dari Perkemahan Wirakarya 2025 bukan hanya memperbaiki rumah, tapi juga mengentaskan kemiskinan struktural. Dengan menyediakan hunian layak, masyarakat yang rentan bisa hidup lebih sehat, aman, dan produktif. “Bagi kami, ini bukan proyek. Ini panggilan jiwa,” pungkas Arum.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
