Tak hanya menyentuh individu, Khofifah juga menyalurkan dana pemberdayaan desa dengan rata-rata Rp100 juta per desa untuk mendukung pengembangan BUMDes dan program sosial berbasis komunitas.
“Dana ini langsung diterima kepala desa, agar bisa dimanfaatkan secara tepat sasaran untuk pemberdayaan masyarakat,” tambahnya.
Khusus untuk 517 buruh pabrik rokok di Jombang, BLT sebesar Rp1.325.000 disalurkan sebagai bagian dari pemanfaatan DBHCHT sebesar Rp19,8 miliar yang diterima Pemprov Jatim tahun ini. Sementara, bantuan untuk lansia dan penyandang disabilitas diberikan secara triwulan, dengan pendampingan dari kader PKH dan tenaga sosial.
“Upaya ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov Jatim untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi berbasis keadilan sosial,” tegas Khofifah.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
