SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2025 di SMA Wijaya Putra Surabaya berlangsung semarak dan penuh makna. Mengusung tema "MPLS Ramah" dengan topik "Building On Behaviour and Academic Excellence", kegiatan ini dirancang bukan sekadar pengenalan, tetapi juga sebagai wahana pembentukan karakter dan budaya akademik sejak dini.
Acara pembuka dimulai dengan apel yang dipimpin langsung oleh Kepala SMA Wijaya Putra, Andri Priyono D.S., S.Pd., M.Si., pada Senin, 15 Juli 2025. Di hadapan para siswa baru, ia menegaskan pentingnya menjadikan MPLS sebagai titik awal tumbuhnya semangat belajar, kedisiplinan, dan nilai-nilai kebersamaan.
Uniknya, MPLS tahun ini juga dirangkai dengan sosialisasi Operasi Patuh Semeru 2025. Menggandeng Kanitlantas Polsek Pakal, Tikno, dan perwakilan Koramil Benowo, Rosid, para siswa diberi pemahaman langsung tentang pentingnya mematuhi aturan lalu lintas.
“Kami ingin sejak dini siswa menyadari pentingnya keselamatan di jalan dan memahami mana yang melanggar dan mana yang sesuai aturan,” jelas Sutrisno, S.S., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan.
MPLS 2025 di SMA Wijaya Putra Surabaya tak sekadar pengenalan sekolah. Mulai dari Operasi Patuh Semeru, riset, hingga inagurasi meriah, semua dirancang membentuk karakter siswa sejak awal. Foto iNewsSurabaya/arif
MPLS tahun ini juga memfokuskan pada pengenalan nilai-nilai riset dan perilaku. Para siswa diperkenalkan pada program riset sekolah dalam materi Research for Life yang dibawakan oleh Fajar Nova Prasetya, S.Pd., dan Atik, S.Pd.. Selain itu, ada pula sesi Friday Green and Clean yang mengangkat pentingnya menjaga lingkungan, dibawakan oleh Sutrisno, S.S. dan Nisfi Qomariyah, S.Pd.
Tak ketinggalan, pemaparan visi dan misi sekolah menjadi bagian penting yang disampaikan langsung oleh kepala sekolah. Hal ini bertujuan agar siswa tak hanya mengenal lingkungan fisik sekolah, tapi juga memahami arah dan nilai yang diusung SMA Wijaya Putra.
Beragam kegiatan luar ruang seperti peta harta karun, pindah bola, hingga percobaan praktikum dan tes psikolog turut meramaikan acara. Puncaknya, setiap kelas menampilkan inagurasi kreatif, sebagai wujud ekspresi dan kerja sama tim.
Kegiatan ini juga dimeriahkan oleh penampilan ekskul dan semangat dari Wipamania, kelompok supporter SMA Wijaya Putra, lengkap dengan chant dan iringan perkusi yang membakar semangat para siswa baru.
Penutupan resmi MPLS dilakukan pada Jumat, 18 Juli 2025 melalui apel yang diresmikan oleh Kepala Sekolah SMP Wijaya Putra. Dalam momen tersebut, para siswa baru secara resmi menjadi bagian dari keluarga besar SMA Wijaya Putra.
Meilinda, Ketua Pelaksana MPLS 2025/2026 menyampaikan harapannya:
“Kami ingin MPLS tahun depan bisa lebih kreatif, menyenangkan, dan terjadwal lebih rapi agar semua sesi tersampaikan maksimal tanpa tergesa-gesa.”
Jelita, salah satu peserta MPLS, juga membagikan kesannya:
“Seru banget! Kita jadi kenal banyak teman baru dan tahu lebih banyak soal fasilitas dan visi misi sekolah. Ini bikin semangat untuk berkembang di SMA Wijaya Putra.”
Penulis:
Cyintia
Jurnalis SMA Wijaya Putra
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
