Sementara itu, Rosyida Fajri Rinanti, S.Pt., M.P, menekankan pentingnya aspek keberlanjutan dalam setiap proses. Menurutnya, pendekatan ramah lingkungan tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga membantu mengurangi limbah organik.
“Program ini memberikan manfaat ganda, baik secara ekonomi maupun ekologi. Masyarakat bisa sejahtera tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Penguatan Ekonomi Rumah Tangga melalui Green Strategic Management pada Usaha Budidaya Cacing Tanah di Desa Ketan Ireng, Kota Pasuruan. Foto iNewsSurabaya/ist
Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat Ditjen Diktiristek Kemdikbudristek yang mendanai program melalui skema PKM 2025, serta sinergi dengan LLDikti Wilayah VII Jawa Timur, LPPM UWP, dan para mitra lokal.
Dengan capaian ini, Universitas Wijaya Putra menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis inovasi, kolaborasi, dan keberlanjutan. UWP percaya bahwa kombinasi antara pengetahuan akademik dan kearifan lokal dapat menjadi motor penggerak ekonomi hijau yang lebih sejahtera sekaligus menjaga lingkungan tetap lestari.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
