Chandra Tri Kurniawan, salah satu narasumber, menegaskan bahwa menjadi pemimpin bukan sekadar mengarahkan orang lain, melainkan juga kemampuan memimpin diri sendiri. “Generasi muda sangat rentan terprovokasi. Melalui pelatihan seperti ini, mereka bisa belajar membedakan hal yang boleh dilakukan dan yang sebaiknya dihindari,” katanya.
Program pembinaan ini mendapat sambutan positif dari peserta. Mereka mengaku kegiatan tersebut membuka wawasan baru tentang pentingnya kepemimpinan di tengah derasnya arus digitalisasi. Dengan dukungan Pemkot Surabaya, diharapkan para pemuda semakin siap berkontribusi, baik di lingkungannya maupun di tingkat yang lebih luas.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
