Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, menyebut langkah ini sebagai bukti nyata kemampuan TTL bersaing di tingkat global.
“Kedatangan MV ITAL BONNY menunjukkan meningkatnya kepercayaan operator dunia terhadap Terminal Teluk Lamong. Kami berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi seluruh mitra,” ujarnya.
Masuknya CIM Service tak hanya menambah daftar klien internasional TTL, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai gerbang logistik berdaya saing global. Di tengah persaingan pelabuhan Asia yang semakin ketat, TTL menjadi pilihan berkat konsep Smart & Green Port, efisiensi operasi, dan kesiapan mendukung kebutuhan pelayaran modern.
Kunjungan perdana ini pun menjadi momentum penting bagi perluasan jaringan pelayaran internasional di kawasan Indonesia Timur, sekaligus sinyal kuat bahwa Surabaya semakin diperhitungkan dalam peta logistik kawasan.
Dengan semakin banyaknya operator global yang mempercayai TTL, terminal ini siap melayani lebih banyak kapal internasional di masa mendatang.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
