SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Setiap hujan deras turun, warga di kawasan Semolowaru dan sekitarnya nyaris selalu bersiaga. Genangan air kerap muncul, menghambat aktivitas, bahkan merendam akses jalan. Kini, harapan baru mulai mengemuka.
Pemerintah Kota Surabaya tengah menyiapkan enam pompa air berkapasitas besar yang rencananya ditempatkan di kawasan Kampus AWS Surabaya. Langkah ini menjadi bagian dari upaya serius Pemkot untuk menekan risiko banjir yang selama ini menghantui wilayah timur Kota Pahlawan.
Tak hanya pompa, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga juga sedang menggodok pembangunan saluran air dan gorong-gorong yang akan mengalirkan limpasan air dari Sungai Semolowaru Elok menuju kawasan AWS, melewati area sekitar Gereja Bethany.
Lurah Kelurahan Semolowaru, Kenny Pieter Tupamahu, S.STP, MM, mengatakan, pembahasan proyek tersebut saat ini masih berada pada tahap teknis. Fokus utamanya adalah menentukan jalur saluran air yang paling memungkinkan untuk dilalui tanpa mengganggu lingkungan sekitar.
“Rencana pembangunan saluran dari Sungai Semolowaru Elok ke kawasan AWS melalui area Gereja Bethany masih kami bahas bersama pihak Bethany. Kami mencari jalur terbaik agar pembangunan bisa berjalan aman dan efektif,” ujar Kenny.
Lurah Kelurahan Semolowaru, Kenny Pieter Tupamahu, S.STP, MM, memaparkan rencana pembangunan pompa air raksasa yang akan ditempatkan di Semolowaru Surabaya. Foto Surabaya.iNews.id/arif
Menurutnya, di kawasan AWS nantinya akan dipasang sekitar enam pompa air berdiameter 1,2 meter. Pompa-pompa ini diharapkan mampu mempercepat pembuangan air saat hujan deras, sehingga genangan tidak lagi bertahan lama.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
