SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Di tengah persoalan sampah perkotaan yang kian kompleks, Surabaya justru menghadirkan solusi yang membawa harapan. Gunungan sampah yang selama ini dipandang sebagai masalah, kini diubah menjadi sumber energi listrik melalui Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) Benowo.
Beroperasi sejak 2015, PLTSa Benowo menjadi yang pertama sekaligus percontohan nasional dalam pengolahan sampah menjadi energi terbarukan. Berlokasi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo, fasilitas ini memanfaatkan teknologi gasifikasi dan landfill gas untuk mengubah ribuan ton sampah menjadi listrik yang menerangi ribuan rumah tangga di Kota Pahlawan.
Setiap harinya, sekitar 1.000 hingga 1.500 ton sampah kota Surabaya diolah di PLTSa ini. Dari proses tersebut, dihasilkan energi listrik dengan kapasitas total mencapai 9 megawatt pada tahap kedua pengembangan. Listrik tersebut disalurkan ke jaringan PLN, sementara sebagian lainnya dimanfaatkan untuk kebutuhan operasional serta cadangan energi.
PLTSa Benowo merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kota Surabaya dan PT Sumber Organik. Selain menghasilkan listrik, keberadaan fasilitas ini juga berperan besar dalam mengurangi timbunan sampah secara signifikan, sekaligus menekan dampak lingkungan yang selama ini menjadi kekhawatiran masyarakat.
Teknologi gasifikasi power plant yang digunakan bekerja dengan mengubah sampah menjadi gas panas atau syngas yang kemudian menggerakkan turbin pembangkit listrik. Tak hanya itu, gas metana yang berasal dari timbunan sampah juga dimanfaatkan sebagai sumber energi tambahan, sehingga prosesnya lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir, menilai keberadaan PLTSa Benowo sebagai langkah strategis dalam mendorong pengembangan energi terbarukan di Indonesia.
“PLTSa Benowo sangat membantu upaya pemanfaatan energi terbarukan. Ke depan, kami berharap semakin banyak PLTSa dibangun di berbagai daerah, sehingga persoalan sampah bisa diatasi sekaligus menghasilkan energi,” ujarnya.
Lebih dari sekadar pembangkit listrik, PLTSa Benowo menghadirkan beragam manfaat bagi warga Surabaya. Volume sampah di TPA berkurang drastis, pasokan listrik bersih semakin terjamin, serta kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis bank sampah terus meningkat.
Dari tumpukan sampah, Surabaya membuktikan bahwa inovasi dan komitmen dapat menghadirkan solusi nyata—mengubah limbah menjadi energi, dan masalah menjadi peluang bagi masa depan kota yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
