SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Menjelang arus mudik Lebaran, kekhawatiran terhadap kondisi ekonomi global dan dinamika geopolitik dunia mulai dirasakan banyak pihak. Salah satu yang menjadi perhatian adalah ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) untuk mendukung mobilitas masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.
Menanggapi hal tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan pasokan energi tetap aman dan siap memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode mudik.
Langkah antisipasi ini dilakukan untuk menjaga kelancaran aktivitas masyarakat, mendukung sektor pariwisata, hingga memastikan transportasi darat dan udara tetap berjalan tanpa hambatan.
Komitmen tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi bersama Komisi VI DPR yang membahas kesiapan Pertamina dalam menghadapi lonjakan kebutuhan energi saat Ramadan dan Idulfitri, terutama di tengah situasi geopolitik global yang masih bergejolak, termasuk perkembangan konflik di kawasan Timur Tengah yang berpengaruh terhadap sektor energi dunia.
Direktur Kelembagaan dan Kepatuhan PT Pertamina Patra Niaga, Kadek Ambara Jaya, menjelaskan bahwa pihaknya akan mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri untuk memastikan seluruh infrastruktur energi dalam kondisi optimal.
“Selama Ramadan hingga Idulfitri, mobilitas masyarakat biasanya meningkat cukup signifikan. Karena itu, kami memproyeksikan adanya kenaikan kebutuhan energi, terutama untuk produk gasoline dan LPG,” ujar Kadek.
Untuk menjaga kelancaran distribusi energi, Pertamina mengoptimalkan jaringan infrastruktur yang tersebar di wilayah Jatimbalinus. Saat ini terdapat 1.482 SPBU, 900 Pertashop, serta 1.216 agen LPG yang siap melayani kebutuhan masyarakat.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
