Tio Ferdian Buka Suara soal Suruh Kekasih Aborsi, Akui Ada Tindakan yang Kurang Tepat

Lukman Hakim
Tio Ferdian Rahmana. (Foto : tangkapan layar akun instagram @tiofrhmn_).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Eks Wakil I Raka Jawa Timur 2026, Tio Ferdian Rahmana, buka suara terkait isu dirinya menyuruh kekasih aborsi yang belakangan ramai di media sosial.

Melalui video klarifikasi yang diunggahnya, Tio meminta masyarakat menyimak penjelasan secara utuh agar tidak terjadi kesalahpahaman maupun misinformasi.

“Saya ingin menanggapi berita yang sedang viral akhir-akhir ini. Harapannya, netizen bisa menonton video saya sampai selesai agar tidak ada misinformasi yang terjadi ke depannya,” ujar Tio, Jumat (14/8/2026).

Dalam klarifikasinya, Tio mengakui terdapat tindakan yang menurutnya kurang tepat dalam persoalan tersebut. Ia menyebut saat kejadian mengalami panic attack sehingga mengambil tindakan yang dinilainya tidak semestinya. “Oleh karena itu, saya mengakui kesalahan dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka,” katanya.

Namun, Tio membantah adanya unsur pemaksaan sebagaimana tuduhan yang beredar. Ia mengatakan persoalan tersebut memiliki konteks yang berbeda dengan narasi yang berkembang di media sosial.

“Saya menyatakan dengan tegas bahwa tuduhan yang viral tersebut tidak tepat. Saya menghormati dan mempersilakan seluruh penilaian kepada publik,” ujarnya.

Tio juga mengungkapkan bahwa dirinya telah mengetahui persoalan tersebut sejak Juni 2026, sebelum isu tersebut menjadi viral. Ia mengklaim telah berupaya menyelesaikan persoalan secara baik-baik.

Menurutnya, salah satu bentuk pertanggungjawaban yang sempat ditawarkan adalah melanjutkan rencana pernikahan sebagai bentuk tanggung jawab atas kesepakatan bersama. Namun, menurut Tio, rencana tersebut akhirnya tidak terlaksana.

Tio menyebut sejumlah pernyataannya telah didukung bukti berupa tangkapan layar percakapan dan pertemuan yang dilakukan sebelum persoalan tersebut menjadi perhatian publik.

Ia juga meminta masyarakat tidak terburu-buru mengambil kesimpulan hanya berdasarkan informasi yang beredar di media sosial.

“Saya menyatakan terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara berita viral yang beredar dengan fakta yang sebenarnya terjadi,” ujarnya.

Meski demikian, Tio mengaku tidak ingin menyudutkan pihak tertentu. Ia menilai dirinya juga memiliki hak untuk memberikan klarifikasi karena persoalan tersebut berkaitan dengan nama baik dirinya dan keluarga.

Tio mengatakan dirinya terbuka terhadap kritik dan saran. Namun, ia meminta kritik dibedakan dengan upaya yang menurutnya dapat merugikan nama baik seseorang.

“Saya tegaskan bahwasanya pembunuhan karakter secara pribadi bukanlah sebuah kritik maupun saran. Saya dan keluarga selalu terbuka terhadap kritik dan saran agar ke depannya bisa menjadi lebih baik,” katanya.

Ia menyadari tidak dapat mengendalikan berbagai informasi maupun gosip yang beredar di media sosial. Karena itu, video tersebut dibuat sebagai ruang bagi dirinya untuk menyampaikan versi dan klarifikasi atas persoalan yang tengah menjadi perhatian publik.

Tio juga menyampaikan permintaan maaf kepada teman dekat, keluarga, serta pihak-pihak yang merasa dirugikan akibat kegaduhan tersebut.

“Saya memohon maaf sekali lagi kepada teman dekat, keluarga, dan seluruh pihak yang merasa dirugikan dalam kegaduhan ini,” ujarnya.

Editor : Arif Ardliyanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network