SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru terus dilakukan di tingkat desa. Salah satunya melalui pengembangan pertanian terpadu berbasis hidroponik yang kini mulai dikembangkan oleh PKK Desa Mondoluku.
Program tersebut mendapat pendampingan dari Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Wijaya Putra (UWP). Pendampingan diarahkan agar anggota PKK tidak sekadar mengenal teknik hidroponik, tetapi mampu mengelolanya sebagai kegiatan produktif yang dapat berjalan secara mandiri.
Program bertajuk “Penguatan Ketahanan Pangan & Ekonomi Desa Pertanian Terpadu Hidroponik pada PKK Desa Mondoluku Menuju Kemandirian Desa” itu menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendorong pemanfaatan teknologi untuk mengembangkan potensi masyarakat desa.
PKK Desa Mondoluku mengembangkan pertanian hidroponik berbasis IoT bersama UWP. Program ini menyasar ketahanan pangan, ekonomi desa hingga kemandirian kelompok. Foto iNewsSurabaya.id/tangkap layar
Tim PKM UWP diketuai Andri Krisna Dianto, S.P., M.M., bersama anggota Ardiyansah Hendra Lukmana, S.E., M.M., dan Desy Ismah Angraini, S.E., M.A. Mereka menggandeng PKK Desa Mondoluku yang diketuai Suyati serta mendapat dukungan dari Kepala Desa Mondoluku, Supardi.
Dalam program tersebut, anggota PKK mendapatkan pelatihan langsung mengenai tahapan budidaya hidroponik. Materi yang diberikan mulai dari penyemaian, pengelolaan nutrisi, perawatan tanaman hingga proses panen.
Agar pelatihan tidak berhenti pada teori, Tim PKM UWP menyediakan dua set instalasi hidroponik untuk digunakan sebagai sarana praktik sekaligus menjadi fasilitas awal pengembangan usaha kelompok.
Ketua Pelaksana PKM UWP, Andri Krisna Dianto, mengatakan pendampingan tersebut diharapkan mampu mendorong PKK Desa Mondoluku mengembangkan hidroponik secara berkelanjutan.
“Melalui kegiatan ini kami berharap PKK Desa Mondoluku tidak hanya mampu melakukan budidaya hidroponik, tetapi juga dapat mengelolanya sebagai kegiatan produktif yang memberikan manfaat bagi ketahanan pangan dan ekonomi keluarga,” ujar Andri.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
