Penerima Beasiswa Ada yang Punya Pajero, Pemkot Surabaya Perbarui Data dan Fokus Warga Miskin

Amin Wahyono
Pemkot Surabaya melakukan pembaruan data penerima beasiswa setelah ditemukan bantuan pendidikan dinikmati keluarga mampu, demi pemerataan akses pendidikan. (Foto Surabaya.iNews.id/amin).

SURABAYA, iNewsSurabaya.id – Di balik mimpi banyak anak Surabaya untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, masih terselip persoalan klasik. Beasiswa yang tak selalu jatuh ke tangan yang paling membutuhkan. Ketika sebagian keluarga berjuang keras membayar biaya sekolah dan kuliah, bantuan pendidikan justru kerap dinikmati mereka yang secara ekonomi tergolong mampu.

Kondisi inilah yang kini menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Pemkot menegaskan arah kebijakan baru melalui Program Beasiswa Pemuda Tangguh, yang menjadi tulang punggung program besar Satu Keluarga Miskin, Satu Sarjana. Program ini dirancang bukan sekadar membantu biaya pendidikan, tetapi sebagai upaya nyata memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Melalui skema Beasiswa Pemuda Tangguh, setiap mahasiswa penerima akan mendapatkan bantuan Rp2,5 juta per semester, ditambah uang saku Rp300.000 per bulan. Namun yang membedakan, prioritas diberikan secara mutlak kepada keluarga miskin dan pra-miskin, bukan berdasarkan kedekatan, status sosial, atau kemampuan ekonomi semu.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan, kebijakan ini lahir dari keyakinan bahwa pendidikan tinggi harus menjadi pengungkit perubahan nasib keluarga. Setiap keluarga miskin, kata Eri, disiapkan memiliki satu anak yang mampu menjadi motor penggerak peningkatan ekonomi keluarga.

“Satu keluarga miskin satu sarjana, kita ambil satu anaknya untuk kita sekolahkan sampai sarjana. Harapannya, dia bisa mengubah taraf hidup keluarganya melalui pendidikan,” ujar Eri saat ditemui di Kantor Wali Kota Surabaya.

Menurutnya, Beasiswa Pemuda Tangguh bukan program populis jangka pendek, melainkan instrumen kebijakan sosial jangka panjang. Karena itu, mulai 2026, Pemkot Surabaya tak hanya menyasar mahasiswa, tetapi juga memperluas bantuan pendidikan untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA bagi warga tidak mampu.

Editor : Arif Ardliyanto

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network