Liga Progresif Jadi Fondasi Regenerasi Pemain Muda, Begini Respons Askot PSSI Surabaya

Saiful Arif
Askot PSSI Surabaya mengapresiasi Liga Progresif sebagai ajang strategis pembinaan usia dini demi regenerasi pemain sepak bola berkualitas. (Foto Surabaya.iNews.id/Alup).

Dukungan juga datang dari Pemerintah Kota Surabaya. Kabid Disbudpar Kota Surabaya, Wawan, menilai Liga Progresif sejalan dengan program pembinaan olahraga daerah.

“Kegiatan ini sangat positif karena menjadi bagian dari upaya pembinaan olahraga prestasi sejak usia dini. Kami berharap Liga Progresif bisa terus berkelanjutan,” katanya.

Koordinator Liga Progresif, Emil Indra, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam suksesnya kompetisi, mulai dari pelatih, orang tua, hingga panitia.

“Penutupan di Stadion Gelora 10 November menjadi momen berharga. Antusiasme peserta dan kualitas pertandingan menunjukkan bahwa pembinaan berjalan ke arah yang tepat,” ungkap Emil.

Apresiasi serupa disampaikan Ketua Askot PSSI Surabaya, Rocky Magbol. Ia menilai Liga Progresif memiliki peran strategis dalam regenerasi pemain sepak bola di Surabaya.

“Kompetisi seperti ini sangat dibutuhkan untuk menciptakan regenerasi pemain yang berkelanjutan dan berkualitas,” tegasnya.

Penutupan Liga Progresif tahun ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang para pesepak bola muda Surabaya. Dari lapangan Stadion Gelora 10 November, mimpi-mimpi besar mulai ditanamkan—mimpi untuk suatu hari mengharumkan nama Surabaya dan Indonesia di pentas sepak bola nasional.

Editor : Arif Ardliyanto

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network