Adi Prasetyo menyebut, pertumbuhan tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan Pegadaian, khususnya produk investasi emas yang dinilai aman dan mudah dijangkau.
“Pertumbuhan lebih dari 50 persen di 2025 menunjukkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat. Ini menjadi modal utama kami untuk mengejar target OSL Rp3,6 triliun di 2026,” tegasnya.
Dengan tren harga emas yang masih berkilau dan minat masyarakat yang terus menguat, investasi emas diprediksi tetap menjadi pilihan favorit dalam beberapa bulan ke depan. Bagi sebagian orang, emas bukan sekadar logam mulia, tetapi juga simbol harapan dan perlindungan nilai di tengah ketidakpastian zaman.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
