Bagi nasabah yang membutuhkan dana cepat, Pegadaian memastikan likuiditas emas tetap terjaga. Nasabah dapat memanfaatkan layanan gadai emas maupun buyback Tabungan Emas melalui jaringan outlet Pegadaian di seluruh Indonesia atau secara digital melalui aplikasi TRING!.
Dwi juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan bijak dalam menyikapi dinamika investasi. Ia mengingatkan pentingnya menyesuaikan investasi dengan profil keuangan masing-masing, kebutuhan, serta kemampuan, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.
“Pegadaian berkomitmen menjaga tata kelola yang baik, taat regulasi, dan berintegritas. Kami juga terbuka terhadap kritik dan masukan sebagai bagian dari perbaikan layanan yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Komitmen serupa ditegaskan oleh Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya, Ahmad Zaenudin. Ia memastikan bahwa layanan investasi emas Pegadaian di wilayah Jawa Timur berjalan sesuai prinsip kehati-hatian dan standar tata kelola yang ketat.
“Setiap emas yang dimiliki nasabah memiliki underlying asset yang jelas dan aman. Karena itu, nasabah tidak perlu khawatir terhadap keamanan investasinya,” tegas Ahmad.
Menurutnya, tingginya permintaan emas fisik mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap Pegadaian sebagai lembaga keuangan yang kredibel dan terpercaya. Pihaknya terus mengoptimalkan layanan di seluruh outlet Kanwil XII Surabaya, baik dari sisi pelayanan, edukasi, maupun percepatan proses.
“Pegadaian hadir bukan sekadar sebagai tempat berinvestasi, tetapi sebagai mitra keuangan terpercaya yang tumbuh bersama masyarakat,” tutupnya.
Editor : Arif Ardliyanto
Artikel Terkait
